TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CILODONG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok kembali tancap gas menjalankan fungsi legislasi pasca-libur Idulfitri 1447 H.
Pada Jumat (27/3/2026) siang, gedung DPRD di Cilodong menjadi saksi digelarnya Sidang Paripurna perdana yang membawa agenda krusial bagi masa depan Kota Belimbing.
Sidang yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Depok, Ade Supriyatna, ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi formal, tetapi juga fokus pada dua poin utama evaluasi dan perencanaan pembangunan kota.
Baca juga: Buka Sidang Paripurna Perdana Usai Lebaran, Ade Supriyatna Sampaikan Pesan Hangat untuk Warga Depok
Fokus Agenda: LKPJ 2025 dan Pokir 2027
Ade Supriyatna mengatakan rapat paripurna kali ini memiliki bobot strategis yang tinggi karena membahas dua agenda penting.
Pertama, penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Depok Tahun 2025.
"Ini merupakan bentuk evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pemerintahan dan pembangunan yang telah berjalan selama satu tahun terakhir," kata Ade di Cilodong, Jumat (27/3/2026).
Kedua, penyampaian Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kota Depok terhadap RKPD 2027 dimana DPRD menyerahkan rumusan aspirasi masyarakat yang telah dihimpun untuk menjadi acuan arah pembangunan Depok dua tahun ke depan.
"Melalui rapat ini, DPRD terus menjalankan fungsi pengawasan dan memberikan kontribusi dalam perencanaan pembangunan demi terwujudnya Kota Depok yang semakin maju," paparnya.
Sidang Digelar Hibrid dan Dinyatakan Kuorum
Meski dilaksanakan dalam suasana pasca-Lebaran, kedisiplinan anggota dewan tetap terjaga. Ade Supriyatna menjelaskan bahwa sidang dilaksanakan secara hibrid (tatap muka dan virtual) sesuai dengan aturan Tata Tertib DPRD Nomor 1 Tahun 2020.
Dari total 50 anggota dewan, sebanyak 38 orang hadir memberikan suara. Rinciannya, 14 anggota hadir secara fisik di ruang sidang, sementara 24 lainnya bergabung melalui koneksi virtual.
“Berdasarkan aturan, jumlah tersebut sudah melebihi 1/2 dari total anggota, sehingga kuorum telah tercapai dan sidang resmi dibuka untuk umum,” tegas Ade saat membuka rapat.
Pesan Idulfitri: Memperkuat Pelayanan untuk Masyarakat
Di tengah seriusnya pembahasan agenda pembangunan, suasana hangat tetap terasa. Sebagai pimpinan sidang, Ade Supriyatna yang juga politisi PKS ini menyempatkan diri menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh warga Depok.
"Taqabbalallahu minna wa minkum... Semoga kita bisa saling berlapang dada, memperkuat ukhuwah, dan meningkatkan semangat pengabdian dalam mewujudkan pelayanan terbaik untuk Kota Depok," ujar Ade penuh harap.
Ia pun menutup sesi pembukaan dengan sebuah pantun yang mengajak para anggota dewan untuk tetap menjaga ritme kebaikan meski bulan Ramadan telah berlalu:
"Suara gendang bertalu-talu, sambut Hari Raya penuh kemuliaan. Bulan Ramadan yang mulia telah berlalu, semoga terus berlanjut segala kebaikan."
Dengan diserahkannya dokumen Pokok-Pokok Pikiran DPRD untuk tahun 2027, pemerintah kota diharapkan dapat segera menyerap aspirasi tersebut ke dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) agar pembangunan tetap tepat sasaran dan inklusif bagi seluruh warga Depok. (m38)