BANJARMASINPOS.CO.ID, RANTAU - Untuk memenuhi kebutuhan stok darah yang sempat menipis pasca Ramadan, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tapin rutin menggelar aksi jemput donor darah di tempat ibadah setiap hari Jumat.
Seperti yang dilaksanakan di halaman Masjid Raya Nurul Falah, Kelurahan Rantau Kiwa, Kecamatan Tapin Utara, Kabupaten Tapin, Jumat (27/3/2026).
Sejumlah warga tampak antusias mengikuti kegiatan donor darah usai Salat Jumat.
Kepala Markas PMI Kabupaten Tapin, Dwi Suryanto, mengatakan langkah jemput bola ini dilakukan untuk memudahkan masyarakat sekaligus menjaga ketersediaan darah.
“Kami rutin setiap pekan berkeliling ke masjid-masjid. Ini upaya kami agar masyarakat lebih mudah mendonor sekaligus untuk memenuhi stok darah yang dibutuhkan,” ujarnya.
Baca juga: Sanksi Kementerian LH Dicabut, DLH Tapin Optimistis Kejar Adipura 2026
Sebelum mendonor, setiap warga terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan, mulai dari pengecekan hemoglobin (HB), tekanan darah, hingga konsultasi medis untuk memastikan kelayakan sebagai pendonor.
“Melalui kegiatan ini, warga juga bisa mengetahui kondisi kesehatannya. Jadi ada manfaat ganda,” jelasnya.
Menurut Suryanto, donor darah tidak hanya membantu sesama, tetapi juga memberikan dampak positif bagi kesehatan pendonor.
“Sekitar 60 persen pendonor dipastikan dalam kondisi sehat setelah donor. Ini juga baik untuk sirkulasi darah,” tambahnya.
Ia juga menyebutkan, hampir seluruh darah yang terkumpul dapat dimanfaatkan.
“Sekitar 99 persen darah yang didonorkan bisa digunakan, terutama untuk pasien yang membutuhkan transfusi rutin seperti penderita thalasemia, pasien cuci darah, hingga kanker darah,” ungkapnya.
PMI Tapin mengakui, pasca Ramadan kebutuhan darah meningkat signifikan, sementara stok sempat mengalami kekosongan.
Baca juga: Pedagang Lamang di Rantau Kiwa Tapin Ditertibkan, Lurah: Demi Keselamatan dan Kenyamanan Bersama
Untuk itu, selain kegiatan di masjid, PMI juga menggandeng perusahaan serta relawan donor darah sukarela guna menjaga ketersediaan darah di Kabupaten Tapin.
“Harapan kami, semakin banyak masyarakat yang rutin mendonor agar kebutuhan darah di Tapin selalu tercukupi,” pungkasnya. (Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)