Penjelasan Dirpolairud Polda Sulut, Kepala Basarnas, Dansatrol Soal Evakuasi ABK Terbakar KM Anaiah
Alpen Martinus March 27, 2026 10:22 PM

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Lima orang awal kapal perikanan KM Anaiah, yang alami musibah terbakar di perairan Maluku, Kamis (26/3/2026), di evakuasi oleh lintas sektor.

Yanto Sumelung (46) yang alami luka bakar 90 persen di sekujur tubuh, tangan dan kakinya di evakuasi KP SBU XV -2021 Dirpolairud Polda Sulut.

Sementara empat rekan sejawatnya, Yornes Gumolobe (51) pasca di evakuasi dirawat di rumah sakit Manembo-nembo (RSMN) Bitung, Niklas Atande (58), di rawat di RSUP Prof Kandou Malalayang Manado, Nestor Sumelung (44) dirawat di RSUP Prof Kandou Malalayang Manado dan Fenly Yosep (46) RSUP Prof Kandou Malalayang Manado.

Baca juga: Yanto ABK KM Anaiah yang Alami Musibah Terbakar, Merintih Kesakitan Saat di Evakuasi

Keempat awak kapal perikanan tersebut, dievakuasi oleh Satrol Kodaeral VIII di Bitung menggunakan KAL Tedong Naga dengan jumlah personil 15 orang dibantu Rigid Hull Inflatable (RHB) dengan lima personil.

Mereka berempat di evakuasi beberapa jam setelah evakuasi ABK bernama Yanto, ke Dermaga Samuel Languyu Satrol Kodaeral VIII di Pateten Bitung.

Menurut Dirpolairud Polda Sulut Kombes Pol Bayu Aji Yudha Prajas, peristiwa kebakaran KM Anaiah terjadi di persiran dekat Batang persiran Maluku Provinsi Maluku Utara.

Pihaknya kemudian melakukan koordinasi dengan instansi terkait seperti Basarnas dan TNI AL untuk mengerahkan armada dalam melakukan evakuasi.

Dirpolairud Polda Sulut Kombes Pol Bayu menerangkan, jarak TKP dengan Bitung sekitar 75 nauticel mile.

Saat proses evakuasi kapal yang terbakar masih bisa jalan dengan kecepatan 4-5 knot tujuan Pelabuhan TPI Manado.

Dengan keadaan tersebut, jika para awak yang menjadi korban dengan keadaan luka bakar, di evakuasi tujuan Manado memakan waktu sekitar 10-11 jam.

"Maka kami Polairud Polda Sulut, TNI AL, dan Basarnas kerjasama kerahkan kapal evakuasi korban lebih cepat. Lalu ketemu di tengah laut, melakukan evakuasi ke Bitung," ujar Kombes Pol Bayu Aji Yudha Prajas, saat diwawancara media di Dermaga Ditpolairud Polda Sulut di Bitung, Kamis (26/3/2026) malam.

Saat wawancara ia didampingi Kepala Basarnas Manado George Mercy Randang serta jajaran Ditpolairud Polda Sulut.

ABK Yanto Sumelung (46) yang alami luka bakar 90 persen di sekujur badan, tangan hingga kaki, di evakuasi dari TKP ke Dirpolairud Polda Sulut di Bitung sekitar dua jam, tiba pukul 24.45 Wita.

Terkait penyebab dan kronologi kebakaran kapal pihaknya menerima informasi dari ABK, kebakaran terjadi karena bahan bahan di dalam jirigen yang dibawa oleh kapal itu.

Lanjut Dirpolairud Polda Sulut memastikan kelima awak mengalami luka bakar.

Basarnas Manado George Mercy Randang menambahkan, evakuasi yang dilakukan tak lepas dari sinergi unsur terkait TNI Polri, pemerintah Kota Bitung hingga Pemprov Sulut.

"Kejadian ini ada atensi Pak Gubernur, dengan sinergi korban luka bakar berat berhasil di evakuasi serta empat awak lainnya yang alami luka bakar," Kepala Basarnas Manado George Randang.

Lewat koordinasi yang cepat, para korban bisa di evakuasi.

Terpisah Dansatrol Kodaeral VIII, Kolonel Laut (P) Marvill Marfel Frits, menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh kru yang bertugas di lapangan.

"Puji syukur, atas perintah Dankodaeral VIII, misi evakuasi KM Anaiah telah kami tuntaskan dengan penuh tanggung jawab," kata Dansatrol Lantal VIII Kolonel Laut (P) Marvill Frits. (CRZ)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.