Laporan Wartawan TribunJatim.com, Tony Hermawan
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Lingkungan Perumahan Gunung Sari Indah, Kecamatan Karangpilang, digegerkan percobaan pembobolan rumah oleh komplotan maling, Rabu malam (25/3/2026).
Dua rumah menjadi incaran komplotan maling. Beruntung, kedua aksi tersebut gagal.
Uniska, salah seorang warga, mengungkapkan peristiwa tersebut terjadi di Blok AZ dan Blok KK.
Baca juga: Pelaku Pembobolan 8 Minimarket di Tulungagung Terungkap, Ternyata Anggota TNI, Kepergok Panjat Bambu
Warga melihat dari pantauan rekaman CCTV ada tak dikenal keluyuran di blok AZ. Ketika diiintai tiga orang itu naik ke atas atap salah satu rumah.
Pada saat yang sama, ada juga yang naik atap rumah di blok seberang, yakni Blok KK.
Baca juga: Operasional RPH Tambak Osowilangun di Surabaya Mundur ke April 2026, Dirut: Pembenahan Minor
Temuan tersebut kemudian disebarluaskan melalui grup WhatsApp warga. Sejumlah penghuni keluar rumah dan memblokade akses perumahan untuk menghadang para pelaku. Warga berencana menyerahkan pelaku kepada polisi jika berhasil ditangkap.
“Namun gagal juga. Kami tidak tahu apakah pelaku sudah pergi atau kabur lebih dulu mungkin tahu ada warga yang tahu,” ujarnya.
Irwan, warga lainnya, mengatakan dua rumah yang menjadi incaran dalam kondisi kosong karena penghuninya sedang pulang kampung untuk Lebaran. Beberapa warga saat itu juga langsung menghubungi polisi.
Kedatangan petugas Polsek kemudian dilanjutkan dengan penyisiran bersama warga hingga ke atap rumah untuk mencari para pelaku.
“Saat dicari, pelaku tidak ditemukan. Untungnya, setelah dicek, tidak ada barang yang hilang,” ujarnya.
Warga kini mengantisipasi aksi pencurian dengan mengimbau pemasangan kamera CCTV di sejumlah titik. Setiap rumah diharapkan memiliki kamera pengawas. Warga juga diminta lebih waspada dan berharap keamanan lingkungan dapat ditingkatkan.
“Sebenarnya, satpam yang ditempatkan hanya satu orang. Jumlah tersebut tidak cukup untuk mengawasi wilayah perumahan yang luas. Orang luar bisa masuk tanpa terpantau,” ujar Irwan.
Pihak Polsek Karangpilang membenarkan kejadian tersebut. Tim Reskrim telah melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi. Selain itu, polisi juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.