TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, menyatakan bahwa polemik mengenai paspor Dean James bukan berada di pihak federasi Indonesia.
"Persoalannya kan bukan di sini, (tetapi) di sana (KNVB)," kata Arya, saat ditemui di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jumat (27/3/2026) malam.
Oleh karena itu, Arya meminta semua pihak menunggu keputusan Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB).
"Jadi ya kita tunggu aja dari sana. Pasti ini sih pasti ada solusi-solusi, nggak ada masalah. Enggak ada problem lah," ungkapnya.
Ia menegaskan, dicoretnya nama Dean James dari daftar pemain Timnas Indonesia untuk ajang FIFA Series 2026 bukan disebabkan oleh isu paspor ganda.
"Enggak ada urusan sama itu lah, enggak ada hubungan. Kan yang diribut-ributkan kan bukan hanya dia, santai-santai aja. Enggak ada masalah gitu," tuturnya.
Arya menegaskan bahwa urusan administrasi sang pemain di PSSI sudah tuntas dan tidak ada masalah.
Ia meminta publik untuk tidak merasa khawatir mengenai status hukum para pemain naturalisasi.
"Jadi jangan khawatir yang pasti kan kita menyelesaikannya semua administrasi semua udah beres gitu. Ya kan? Dari kitanya sudah beres semua. Jadi bereslah, enggak ada masalah," ucap Arya.
Adapun Dean James batal memperkuat skuad Garuda dalam ajang FIFA Series 2026.
Keputusan tersebut menjadi perhatian publik, mengingat sebelumnya Dean James masuk dalam daftar 24 pemain yang dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan.
Sementara pada saat yang bersamaan, Dean James dikaitkan dengan masalah paspor yang bermula dari laporan klub NAC Breda terkait status Dean ketika membela Go Ahead Eagles dalam kompetisi domestik.
Setelah mengalami kekalahan 0-6 dari Go Ahead Eagles, NAC Breda melayangkan protes mengenai keabsahan Dean James untuk tampil dalam pertandingan tersebut.
Isu ini kemudian berkembang seiring status kewarganegaraan Dean yang kini telah menjadi Warga Negara Indonesia sejak 10 Maret 2025.
Dengan status tersebut, Dean tidak lagi memiliki kewarganegaraan Belanda karena Indonesia tidak mengakui dual citizenship.
Kondisi ini membuatnya secara administratif dikategorikan sebagai pemain non-Uni Eropa, sehingga membutuhkan izin kerja untuk dapat bermain di Liga Belanda.
Saat ini, federasi sepak bola Belanda, KNVB, tengah melakukan investigasi terkait kasus tersebut.
Situasi ini tidak hanya menyeret nama Dean James, tetapi juga beberapa pemain lainnya.
Selain Dean James, nama Nathan Tjoe-A-On juga menjadi sorotan.
Nathan dilaporkan ke KNVB oleh TOP Oss, atas dugaan status pemain yang tidak sesuai dengan aturan regulasi yang berlaku di sana.