Kunci Jawaban Sejarah Kelas 11 SMA Halaman 138 Kurikulum Merdeka: Akhir Perang Dunia II
Fitri Wahyuni March 28, 2026 09:03 AM

BANGKAPOS.COM – Berikut ini kunci jawaban mata pelajaran Sejarah kelas 11 SMA Kurikulum Merdeka.

Pada buku Sejarah kelas 11 SMA Kurikulum Merdeka terdapat tugas yang termuat di halaman 138 – 139.

Siswa diminta untuk menjawab sejumlah pertanyaan melalui diskusi kelompok terkait akhir Perang Dunia II di kawasan Asia. 

Baca juga: Soal dan Kunci Jawaban Sejarah Kelas 11 SMA Halaman 128 129 130 Kurikulum Merdeka

Siswa diajak menganalisis alasan Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu serta kemungkinan yang terjadi jika bom atom tidak dijatuhkan.

Sebelum melihat kunci jawaban, siswa harus mengerjakan tugas secara mandiri terlebih dahulu.

Kunci Jawaban Sejarah Kelas 11 SMA Halaman 138 139 Kurikulum Merdeka

Aktivitas 1

Baca juga: Soal dan Kunci Jawaban Sejarah Kelas 11 SMA Halaman 164 165 166 Kurikukum Merdeka, Pilgan dan Esai

Hiroshima, Nagasaki, dan Menyerahnya Jepang

Tugas:

Peristiwa pengeboman Hiroshima dan Nagasaki mengakhiri Perang Dunia II di Asia. Mengapa Jepang menyatakan menyerah tanpa syarat kepada Sekutu?

Bagaimana seandainya Amerika Serikat tidak menjatuhkan bom di sana? Akankah perang berakhir pada bulan Agustus 1945?

Petunjuk Kerja:

• Kerjakan tugas secara kolaboratif (berkelompok)!

• Tuliskan hasilnya di buku tulis kalian!

• Diskusikan hasilnya di kelas!

• Kalian bisa menggunakan berbagai sumber untuk menjawab permasalahan di atas.

Jawaban:

Pengeboman Hiroshima dan Nagasaki oleh Amerika Serikat menggunakan bom atom menjadi pukulan telak bagi Jepang dan memainkan peran kunci dalam memaksa mereka untuk menyatakan menyerah tanpa syarat kepada Sekutu.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan keputusan Jepang untuk menyerah:

1. Kerusakan Besar Akibat Bom Atom: Bom atom yang dijatuhkan di Hiroshima dan Nagasaki menyebabkan kerusakan fisik dan kematian massal secara instan. Ribuan orang meninggal segera setelah ledakan, dan banyak lagi yang menderita akibat luka bakar, radiasi, dan penyakit terkait.

2. Efek Psikologis: Pengeboman dengan bom atom menunjukkan kepada Jepang kekuatan destruktif yang luar biasa yang dimiliki oleh Amerika Serikat.

Hal ini menciptakan ketakutan dan keputusasaan di kalangan pemimpin Jepang, menyadarkan mereka bahwa perlawanan lebih lanjut akan mengakibatkan kehancuran yang lebih besar.

3. Tekanan Internasional: Selain bom atom. Uni Soviet juga menyatakan perang terhadap Jepang pada 8 Agustus 1945. Tekanan militer dari Barat dan Timur membuat posisi Jepang semakin sulit.

Mereka menyadari bahwa tanpa harapan mendapatkan dukungan yang signifikan, keputusan untuk melanjutkan perang tidak realistis.

4. Kondisi Ekonomi dan Sumber Daya: Jepang mengalami kondisi ekonomi yang semakin memburuk, dan sumber daya mereka semakin terbatas.

Pengeboman menyebabkan kerusakan parah pada industri dan infrastruktur, sementara blokade ekonomi oleh Sekutu membuat pasokan sumber daya semakin sulit.

Seandainya Amerika Serikat tidak menjatuhkan bom atom, perang mungkin berlanjut lebih lama dan mengakibatkan kerugian yang lebih besar, baik bagi pihak Jepang maupun Sekutu.

Namun, kemungkinan besar Jepang akan tetap menghadapi tekanan militer dan ekonomi yang meningkat, yang pada akhirnya mungkin memaksa mereka untuk menyerah. 

Kehadiran Uni Soviet yang menyatakan perang juga akan mempengaruhi dinamika konflik, mungkin mempercepat jatuhnya Jepang. Dengan atau tanpa bom atom, kemungkinan besar perang akan berakhir pada bulan Agustus 1945.

*) Disclaimer:

Jawaban di atas hanya digunakan untuk memandu proses belajar anak.

Biarkan anak mengerjakan soal terlebih dahulu, lalu gunakan kunci jawaban ini untuk mengoreksi.

(Bangkapos.com/Tribunnews.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.