Duet Anyar Thaufan-Beto Siap Meledak, PSIS Semarang Usung Misi Wajib Menang Demi Hindari Degradasi
Rustam Aji March 28, 2026 12:07 PM

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG – PSIS Semarang mengusung misi wajib menang saat menjamu Persipal Palu dalam laga lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion Jatidiri, Minggu (29/3/2026). 

Winger anyar Mahesa Jenar, Thaufan Hidayat, menyatakan kesiapannya untuk tampil habis-habisan demi membawa tim keluar dari ancaman zona degradasi.

Pemain yang baru didatangkan dari Deltras FC Sidoarjo ini diprediksi akan turun sejak menit awal.

Thaufan kemungkinan besar akan diduetkan dengan striker veteran, Alberto "Beto" Goncalves, untuk membongkar pertahanan tim tamu.

"Yang paling utama adalah tim bisa menang. Kalau saya bisa mencetak gol, itu hanya bonus. Kepentingan tim adalah prioritas saat ini," tegas Thaufan, Jumat (27/3/2026).

PROTES - Kapten tim PSIS Semarang Alberto Goncalves (Kiri) memprotes keputusan wasit utama Tommi Manggopa yang memberikan kartu kuning kedua berujung kartu merah untuk Denilson Rodrigues di menit 41 dalam laga kontra Kendal Tornado FC di pekan ke-18 Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion Jatidiri Semarang, Jumat (30/1/2026).
PROTES - Kapten tim PSIS Semarang Alberto Goncalves (Kiri) memprotes keputusan wasit utama Tommi Manggopa yang memberikan kartu kuning kedua berujung kartu merah untuk Denilson Rodrigues di menit 41 dalam laga kontra Kendal Tornado FC di pekan ke-18 Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion Jatidiri Semarang, Jumat (30/1/2026). (Tribun Jateng/TRIBUN/ F ARIEL SETIAPUTRA)

Chemistry Tim Semakin Solid

Menjelang laga krusial tersebut, Thaufan mengungkapkan bahwa proses adaptasinya berjalan sangat lancar.

Ia merasa pola permainan bola-bola pendek yang diterapkan pelatih PSIS saat ini memiliki kemiripan dengan gaya bermain di klub lamanya, sehingga memudahkan dirinya untuk menyatu dengan skema tim.

Baca juga: Posko THR Jateng Banjir Aduan: 178 Perusahaan dan 6 Instansi Pemerintah Dilaporkan Pekerja

"Alhamdulillah, sekarang chemistry sudah mulai menyatu. Komunikasi antarpemain, baik di dalam maupun di luar lapangan, juga semakin solid," jelasnya.

Hal ini menjadi modal penting mengingat PSIS membutuhkan kekompakan ekstra untuk mengamankan tiga poin di kandang sendiri.

Motivasi di Tengah Tekanan Degradasi

Posisi PSIS Semarang yang tengah berjuang di papan bawah klasemen tidak dipungkiri memberikan tekanan besar bagi seluruh elemen tim.

 Namun, bagi Thaufan, tekanan tersebut justru menjadi bahan bakar tambahan untuk bekerja lebih keras di atas lapangan.

Menurutnya, target membawa Mahesa Jenar bertahan di kasta kompetisi tahun depan adalah tanggung jawab yang harus dijawab dengan performa maksimal.

Baca juga: Filosofi di Balik ‘Kupat Jembut’, Tradisi Syawalan di Jaten Cilik Semarang yang Manjakan Anak-anak

"Tekanan itu justru jadi motivasi buat saya dan rekan-rekan untuk bisa bekerja lebih keras lagi di sisa musim ini," tambahnya.

Kemenangan atas Persipal Palu besok akan menjadi langkah krusial bagi PSIS Semarang untuk memperbaiki posisi di klasemen dan mengembalikan kepercayaan diri para pendukung setianya, Panser Biru dan Snex.(arl)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.