PROHABA.CO, ACEH SELATAN - Musibah kebakaran kembali terjadi kawasan permukiman yang dipadati rumah toko (ruko) di Lorong Taqwa, Desa Kota Fajar, Kecamatan Kluet Utara, Kabupaten Aceh Selatan, pada Sabtu (28/3/2026) dini hari.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 02.20 WIB tersebut menghanguskan sedikitnya 13 unit ruko semi permanen dan menyebabkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp2 miliar.
Meski kebakaran berlangsung cukup besar dan menghanguskan seluruh bangunan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Namun, sebagian besar harta benda milik para korban dilaporkan tidak dapat diselamatkan akibat cepatnya penyebaran api.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Selatan, Zainal, menyampaikan bahwa data sementara menunjukkan sejumlah warga terdampak dalam peristiwa ini.
Di antaranya adalah Zamnan (70), seorang pensiunan PNS yang mengalami kerugian hingga tiga unit ruko.
Baca juga: Kebakaran Hebat Hanguskan 44 Bangunan Kios di Pasar Segiri Samarinda
Selain itu, korban lainnya meliputi Nurulsadah (42), yang berprofesi PNS, M. Ali (70), Wiraswasta, Ibrahim (70), pensiunan PNS, Aisyah (45), ibu rumah tangga, Masribin (50), PNS, Nurmardiah (80), ibu rumah tangga, Khairina (34), tenaga honorer, Erlina (50), ibu rumah tangga, Saleh (46), PNS dan Has (45) PNS.
Mayoritas dari mereka kehilangan tempat usaha sekaligus tempat tinggal akibat kebakaran tersebut.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, api pertama kali terlihat berasal dari bagian kamar atas salah satu ruko milik Ibrahim.
Saat diketahui, kondisi api sudah cukup besar dan dengan cepat membesar.
Salah satu warga, Khairina, segera berteriak meminta pertolongan warga sekitar sekaligus menghubungi pihak kepolisian agar segera meneruskan informasi kepada petugas pemadam kebakaran ,” kata Zainal.
Tidak berselang lama, sekitar pukul 02.25 WIB, satu unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Kluet Utara tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman.
Namun, proses pemadaman tidak berjalan mudah.
Material bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu serta tiupan angin yang cukup kencang membuat api dengan cepat merambat ke ruko-ruko lain di sekitarnya.
Untuk mengatasi kebakaran tersebut, berbagai unsur dikerahkan.
Baca juga: Debut Manis John Herdman, Timnas Indonesia Libas Saint Kitts and Nevis 4-0
Personel pemadam kebakaran dari beberapa wilayah turut diturunkan, di antaranya dari personel Damkar Pos 4 Kecamatan Kluet Utara, personel damkar Pos 5 Kecamatan Bakongan, Damkar Pos Kluet Tengah, Damkar pos Tapaktuan.
Selain itu, personel dari kepolisian seperti personil Polres Aceh Selatan dan Polsek Pasie Raja, Polsek Tapaktuan, Polsek Kluet Utara, serta aparat TNI dari Koramil 06 Kluet Utara, dan juga warga sekitar pun turut bahu-membahu membantu proses pemadaman.
Sekitar pukul 03.10 WIB, tambahan armada pemadam kebakaran dari Kluet Tengah, Bakongan, dan Tapaktuan tiba di lokasi untuk memperkuat upaya pemadaman.
Setelah berjibaku selama beberapa jam melawan kobaran api, petugas akhirnya berhasil mengendalikan dan memadamkan api sepenuhnya sekitar pukul 05.35 WIB.
Akibat kejadian tersebut, seluruh bangunan ruko dilaporkan hangus terbakar tanpa tersisa.
Para korban kehilangan tempat usaha sekaligus tempat tinggal, sehingga membutuhkan perhatian dan bantuan lanjutan dari pemerintah maupun pihak terkait.
Sementara itu, penyebab pasti kebakaran hingga kini masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak berwenang.
Dugaan awal menyebutkan bahwa api berasal dari kamar bagian atas salah satu bangunan, namun sumber pemicu kebakaran belum dapat dipastikan.
Pihak BPBD mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama pada bangunan yang menggunakan material mudah terbakar.
Baca juga: Cekcok Berujung Kekerasan, Suami di Nagan Raya Aniaya Istri Sendiri
Baca juga: Oknum Babinsa Diduga Aniaya Dua Warga di Flores Timur, Dandim Janji Proses Hukum
Baca juga: Empat Ruko di Aceh Timur Ludes Terbakar, Diduga Korsleting Listrik