Terjadi antrean panjang karena banyaknya kendaraan arus balik maupun kunjungan lebaran melintasi jembatan tersebut.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Yusmandin Idris I Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN- Arus balik mudik lebaran usai merayakan Idul Fitri 1447/2026 M, Sabtu (28/3/2026) di jembatan darurat Kutablang Bireuen terjadi antrian panjang, walaupun terjadi antrean
laju kendaraan tetap lancar dan melambat dan diberlakukan sistem buka tutup.
Antrean panjang terjadi mulai pukul 10.00 WIB hingga malam hari.
Pantauan Serambinews.com di kawasan jembatan Kutablang Bireuen menjelang siang, arus lalu lintas yang sudah dilakukan rekayasa lalu lintas dengan pengalihan kendaraan dari arah Medan ke Awe Geutah Paya Teupin Reudep Peusangan Selatan tetap terjadi antrian panjang.
Terjadi antrean panjang karena banyaknya kendaraan arus balik maupun kunjungan lebaran melintasi jembatan tersebut.
Antrean panjang dari arah Banda Aceh ke jembatan tersebut mencapai 3 Km lebih, sedangkan dari arah Medan ke Banda Aceh antrian truk besar sekitar 100 sampai 200 meter lebih.
Salah satu penyebab terjadi antrian dan bahkan sempat macet, karena ada kendaraan yang keluar jalur atau ingin
mendahului sehingga saat kendaraan dari arah berlawanan terpaksa berhenti dan terjadi kemacetan walaupun tidak lama.
Anggota Satlantas Polres Bireuen dan juga anggota TNI yang bertugas di dekat jembatan tersebut terlihat memantau arus kendaraan dan juga memastikan tidak ada yang keluar jalur.
Anwar salah seorang pelintas dari arah Banda Aceh ke Medan mengatakan, walaupun sudah dilakukan pengalihan
kendaraan dari arah Medan ke Banda Aceh tetap terjadi antrian panjang.
“Banyak kendaraan dari arah Banda Aceh ke Medan balik lebaran,” ujarnya.
Antrian panjang kendaraan dari arah Banda Aceh ke jembatan Kutablang mencapai 2 Km lebih atau sampai Krueng Panjoe.
Sementara dari arah Medan hanya truk besar umumnya truk tangki yang ingin melintas, sementara minibus dan truk sejenis Colt Diesel diarahkan ke jalur alternatif.
Pantauan sekitar pukul 12.00 WIB, walaupun sudah ada pengumuman di dekat lokasi tersebut banyak kendaraan yang ingin melalui jembatan Kutablang, anggota yang bertugas tetap mengarahkan ke jalur alternatif.
Beberapa warga Kutablang mengatakan, saat petugas tidak ada maka kendaraan dari arah Medan tetap ingin melewati jembatan Kutablang dan terjadi kemacetan panjang.
“Tadi pagi antrian dari arah Medan ke jembatan Kutablang mencapai 2 Km,” ujarnya.
Terjadi antrian panjang selain banyaknya kendaraan roda empat juga ribuan sepeda motor melintas jembatan tersebut.
Sementara itu jalur alternatif Awe Geutah Paya Teupin Reudeup Peusangan terlihat padat namun tetap lancar,kendaraan yang melintas jalur tersebut dari Medan ke Banda Aceh.
Jalur tersebut juga menjadi jalur arus balik lebaran memang padat tetapi tidak terjadi antrian.
Laju kendaraan umumnya minibus maupun truk sejenis Colt Diesel pada lintasan tersebut mulai dari Kutablang sampai ke jembatan Awe Geutah, Peusangan Selatan dan ke Peusangan Bireuen berjalan lancar.
Padatnya arus balik lebaran diperkirakan akan berlangsung hingga Minggu (29/3/2026). (*)
Baca juga: UIN Ar-Raniry Ungguli UI hingga UGM di Ranking Hukum Scimago 2026