TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Arus balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Penyeberangan Kariangau, Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, menunjukkan penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Alih-alih mengalami lonjakan, jumlah kendaraan dan penumpang justru merosot tajam.
Berdasarkan pantauan TribunKaltim.co, suasana pelabuhan tampak jauh lebih lengang. Aktivitas bongkar muat kendaraan berjalan lancar tanpa antrean panjang yang biasanya mengular saat puncak arus balik.
Pada periode H+4 Lebaran, Kamis 26 Maret 2026 hingga Jumat 27 Maret 2026 pukul 08.00 WITA, jumlah kendaraan yang berangkat hanya 979 unit, turun drastis hingga 88 persen dibandingkan periode tahun lalu yang mencapai 8.079 unit.
Koordinator Satuan Pelayanan (Koorsatpel) Pelabuhan Kariangau Balikpapan, Karolus Makin, mengatakan tren penurunan volume kendaraan sudah terlihat sejak beberapa terakhir pascalebaran.
Baca juga: Arus Mudik Lebaran 2026 di Gerbang Tol Karang Joang Balikpapan Ramai, Lalu Lintas Tetap Lancar
"Jumlah kendaraan yang berangkat H+3 lebaran tercatat 1.101 kendaraan, kemudian pada H+4 kembali turun sekitar 11 persen," ujar Karolus, Jumat (27/3/2026).
Selain penurunan kendaraan, kondisi serupa juga terjadi pada jumlah penumpang. Pada periode H+4, tercatat 3.157 orang berangkat.
Jumlah tersebut turun 55 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu mencapai 7.078 orang.
“Dibandingkan hari sebelumnya (H+3) yang tecatat 3.704 penumpang, angka itu juga mengalami penurunan 14 persen,” kata Karolus.
Ia sampaikan, dari total tersebut, mayoritas penumpang dalam kendaraan sebanyak 2.744 orang. Sementara 413 lainnya adalah pejalan kaki atau penumpang tanpa kendaraan.
Secara keseluruhan, sejak H-8 hingga H+4 lebaran (13-26 Maret 2026), Pelabuhan Kariangau telah melayani 15.386 kendaraan dan 49.314 penumpang.
Adapun lonjakan penumpang tertinggi selama periode pelaporan terjadi pada H+1 lebaran dengan total 4.660 orang.
"Meskipun angka itu juga masih turun sekitar 51 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya," pungkas Karolus. (*)