Program Rumah Sakit Masuk Desa Ditunda, Dinkes Tana Tidung Pastikan Kesehatan Gratis Tetap Berjalan
Junisah March 28, 2026 06:14 PM

TRIBUNKALTARA.COM, TANA TIDUNG - Program Rumah Sakit Masuk Desa (Rusa Muda) di Kabupaten Tana Tidung Kalimantan Utara untuk sementara waktu ditunda akibat efisiensi anggaran daerah.

Rusa Muda program dari Pemkab Tana Tidung melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Tana Tidung memberikan pemeriksaan kesehatan gratis dan pengobatan gratis kepada masyarakat dengan langsung turun ke desa-desa.

Meski demikian, Dinkes Tana Tidung memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan melalui program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) tanpa mengurangi kualitas layanan.

Kepala Dinkes Tana Tidung, Mohamad Sarif mengatakan, penundaan program Rusa Muda dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap kondisi keuangan daerah saat ini.

Baca juga: Warga Muruk Rian Tana Tidung Kaltara Rasakan Manfaat Rusa Muda: Tak Perlu Jauh Cari Dokter Spesialis

“Rusa Muda sementara kita tunda karena sedang efisiensi anggaran, tapi nanti kalau keuangan daerah sudah stabil akan kembali kita lakukan,” ujar Mohammad Sarif kepada TribunKaltara.com, Sabtu (28/3/2026).

Mohammad Sarif menjelaskan, meskipun program tersebut tidak berjalan sementara waktu, masyarakat tetap dapat mengakses layanan kesehatan melalui fasilitas kesehatan (faskes) yang tersedia.

Menurutnya, program PKG tetap dilaksanakan dan terbuka bagi masyarakat yang ingin melakukan pemeriksaan kesehatan gratis.

“Untuk PKG masyarakat silakan datang ke faskes terdekat kapan pun mereka datang, atau kalau ada permintaan dari warga yang ingin dikumpulkan, tenaga kami juga bisa turun langsung ke lokasi,” jelasnya.

Mohammad Sarif menambahkan, pihaknya juga telah menyampaikan kepada pemerintah desa agar dapat berkoordinasi jika terdapat warga yang ingin melakukan pemeriksaan kesehatan secara kolektif.

“Kalau ada 20 sampai 40 orang warga yang ingin melakukan PKG, silakan disampaikan ke kami atau bisa langsung ke puskesmas, jadi layanan ini tetap terbuka,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa program Rusa Muda memiliki konsep pelayanan dengan menghadirkan layanan rumah sakit langsung ke desa, termasuk tenaga medis dan peralatan yang dibutuhkan.

Baca juga: Dinkes Tana Tidung Kaltara Adakan Program Rusa Muda, Bukti Pemerintah Hadir di Tengah Masyarakat

Namun, pelaksanaan program tersebut membutuhkan biaya yang cukup besar sehingga perlu penyesuaian dengan kondisi anggaran.

“Rusa Muda ini memindahkan fasilitas rumah sakit ke desa, semua tenaga dilibatkan dan peralatannya kita angkut, sehingga membutuhkan biaya yang besar,” katanya.

Ia menegaskan, pemerintah daerah tetap berkomitmen untuk menghadirkan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat, termasuk akses layanan spesialis.

Namun, dalam kondisi saat ini, pemerintah daerah harus menentukan prioritas program yang lebih mendesak.

“Kita tetap berusaha memberikan pelayanan terbaik, tapi sekarang kita harus memilah mana yang lebih prioritas. Saat ini kita fokus pada peningkatan rumah sakit dan tenaga dokter spesialis,” jelasnya.

Sarif juga mengakui, selama program Rusa Muda tidak berjalan, banyak masyarakat di desa yang menanyakan kapan program tersebut kembali dilaksanakan.

Menurutnya, program tersebut memang sangat membantu masyarakat, terutama dalam mengurangi biaya berobat.

Rusa Muda di Tana Tidung 02 28032026.jpg
RUSA MUDA DITUNDA - Pelaksanaan Rusa Muda di Desa Kapuak, Kecamatan Muruk Rian, Kabupaten Tana Tidung, Kaltara, gambar diambil Sabtu (17/5/2025). untuk sementara pelaksanaan Rusa Muda terpaksa ditunda dampak efesiensi anggaran.

“Kalau berobat mandiri, biayanya bisa cukup besar, apalagi untuk masyarakat di wilayah pesisir. Dengan Rusa Muda tentu lebih meringankan,” terangnya.

Selain itu, ia menyebut program tersebut juga memberikan dampak terhadap sektor lain, termasuk perekonomian masyarakat setempat.

“Biasanya kalau Rusa Muda berjalan, masyarakat juga ikut merasakan dampaknya, seperti aktivitas ekonomi yang meningkat,” ujarnya.

Meski demikian, ia menegaskan program Rusa Muda tidak dihentikan, melainkan hanya ditunda sementara waktu.

“Program Rusa Muda tetap ada, hanya kita tunda sementara. Untuk PKG tetap jalan walaupun tidak melalui Rusa Muda,” pungkasnya.

Ia menambahkan, saat ini pemerintah daerah masih fokus pada peningkatan Rumah Sakit Akhmad Berahim menuju tipe C, termasuk pemenuhan tenaga dokter dan fasilitas pendukung, sebelum kembali mengoptimalkan program lainnya.

(*)

Penulis : Rismayanti 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.