Karawang (ANTARA) - Petugas PT Jasamarga Transjawa Tol bersama pihak kepolisian menerapkan rekayasa lalu lintas contraflow untuk mengantisipasi kepadatan arus balik di jalan Tol Jakarta-Cikampek pada Sabtu sore.

Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) Ria Marlinda Paallo dalam keterangannya di Karawang, Jawa Barat, Sabtu, menyampaikan contraflow diterapkan dari KM 70 sampai KM 47 arah Jakarta di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek pada pukul 15.48 WIB.

Contraflow (rekayasa lalu lintas dengan memanfaatkan sebagian lajur dari arah berlawanan) di jalan Tol Jakarta-Cikampek yang bertujuan mengantisipasi peningkatan volume kendaraan pada periode arus balik lebaran ini diterapkan atas diskresi pihak kepolisian.

Rekayasa lalu lintas contraflow tersebut diberlakukan secara situasional berdasarkan kondisi lalu lintas di lapangan serta koordinasi antara JTT dan kepolisian, untuk menjaga kelancaran serta keselamatan pengguna jalan.

Ria Marlinda menyampaikan penerapan contraflow merupakan salah satu langkah strategis untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan yang menuju arah Jakarta.

"Pemberlakuan contraflow dari KM 47 hingga KM 70 arah Jakarta dilakukan atas diskresi kepolisian sebagai upaya menjaga kelancaran arus kendaraan serta mendukung one way lokal Trans Jawa dari KM 263 sampai KM 70 yang masih diberlakukan," katanya.

JTT bersama pihak Kepolisian terus melakukan pemantauan kondisi lalu lintas secara intensif untuk memastikan pengaturan lalu lintas berjalan optimal.

JTT mengimbau kepada seluruh pengguna jalan tol Trans Jawa untuk tetap mengutamakan keselamatan dalam berkendara dengan memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima sebelum memulai perjalanan.

Pengguna jalan juga diharapkan menjaga jarak aman, memperhatikan rambu lalu lintas serta arahan petugas di lapangan.

Selain itu, pengguna jalan diimbau untuk mengantisipasi potensi perubahan cuaca selama perjalanan, memastikan kecukupan saldo uang elektronik, serta merencanakan perjalanan dengan baik.