Sinyal Pemulihan Pariwisata, Okupansi Kamar Hotel dan Villa di Anyer Banten Capai 80-100 Persen
Wawan Perdana March 28, 2026 08:07 PM

Laporan Jurnalis TribunBanten.com, Ahmad Haris

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG-Libur Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah pada tahun 2026 membawa berkah tersendiri bagi sektor pariwisata, khususnya perhotelan di kawasan Anyer, Kabupaten Serang, Provinsi Banten.

Ketua Persatuan Hotel & Restaurant Indonesia (PHRI) Kabupaten Serang, Yurlena Rachman mengatakan, rata-rata okupansi hotel/villa di kawasan wisata Anyer-Cinangka berkisar 80 persen hingga 100 persen.

"Dari tanggal 22 sampai 28 Maret, okupansi mencapai 80 persen hingga 100 persen. Kalau tanggal 18 - 21 maret, sekitar 50 - 60 persen," ujarnya kepada TribunBanten.com, Sabtu (28/3/2026).

Kondisi ini menjadi indikator kuat bahwa sektor pariwisata, khususnya perhotelan di kawasan Anyer, tengah mengalami pemulihan dan pertumbuhan signifikan pascapandemi dalam beberapa tahun terakhir.

Salah satu yang merasakan lonjakan signifikan adalah Hotel Mambruk Anyer, yang mencatat tingkat hunian kamar nyaris penuh sepanjang periode libur Lebaran.

Baca juga: Fans Gelar Pengajian di Hari Ulang Tahun Vidi Aldiano 29 Maret, Harry Kiss Akan Menyiapkan Bakso

Sejak hari pertama Idulfitri yang jatuh pada 21 Maret 2026, okupansi kamar di hotel tersebut langsung melonjak tajam.

Berdasarkan data manajemen, tingkat hunian mencapai 98 persen pada hari pertama Lebaran.

Lonjakan terus berlanjut pada hari kedua, yakni 22 Maret 2026, di mana okupansi bahkan menyentuh angka 100 persen atau penuh.

Sementara pada hari ketiga, 23 Maret 2026, tingkat hunian sedikit menurun namun tetap tinggi di angka 95 persen.

Tamu dari Jabodetabek 

General Manager Hotel Mambruk Anyer, Budi Ramli, mengungkapkan bahwa tren positif ini sudah terlihat sejak awal periode libur Lebaran.

Bahkan, puncak okupansi terjadi pada hari kedua Lebaran yang bertepatan dengan hari Minggu.

“Puncak hunian terjadi pada hari Minggu, Lebaran kedua, dengan okupansi mencapai 100 persen. Ini menjadi salah satu periode tersibuk kami sepanjang tahun,” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (28/3/2026).

Menurut Budi, tingginya minat wisatawan untuk menghabiskan libur Lebaran di kawasan pantai Anyer menjadi faktor utama melonjaknya tingkat hunian hotel.

Mayoritas tamu yang menginap berasal dari wilayah Jabodetabek dan sekitarnya, seperti Jakarta, Tangerang, Bogor, Depok, Bekasi, Bandung, hingga Cilegon.

Menariknya, di tengah tingginya permintaan, pihak hotel tidak mencatat adanya pembatalan reservasi selama periode libur Lebaran tahun ini.

Hal ini menunjukkan tingginya kepastian rencana liburan masyarakat serta meningkatnya kepercayaan terhadap layanan hotel.

Dengan tingginya okupansi selama libur Lebaran, Hotel Mambruk Anyer optimistis tren positif ini akan terus berlanjut pada periode liburan berikutnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.