Laporan Reporter SURAYAMALANG.COM, Imam Nawawi
SURYAMALANG.COM, JEMBER - Suasana libur Lebaran 2026 di Pantai Pasir Putih Malikan (Papuma), Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Jember, Jawa Timur berubah menjadi duka.
Seorang wisatawan asal Cianjur, Jawa Barat, bernama Muhammad Sefa Yusuf (21), dilaporkan hilang terseret ombak ganas.
Peristiwa itu terjadi ketika korban sedang berswafoto di area tebing ekstrem di bawah Gunung Setinggil, Sabtu (28/3/2026) pagi sekitar pukul 06.00 WIB.
Kaur Bin Ops (KBO) Polairud Polres Jember, Aiptu Agus Riyanto mengatakan, korban hanyut ketika sedang berswafoto bersama enam orang temannya di area pantai untuk mengabadikan momen kunjungan di tempat wisata ini.
"Keenam pemuda melaksanakan foto-foto di area ekstrem yaitu di bawah Gunung Setinggil dan tiga pemuda tersapu oleh ombak," ujarnya.
Baca juga: Konser Ungu di Bojonegoro Bakal Guncang Stadion Letjen H Soedirman 23 Mei 2026, Obati Rindu Cliquers
Menurut Agus, ada tiga wisatawan yang terseret ombak, dan saat peristiwa terjadi dua orang memegang batu di area tebing sambil berenang untuk mencari pertolongan.
Akan tetapi satu orang hilang, dan hingga kini belum ditemukan.
"Dua berhasil selamat menggunakan batu dan satu terseret arus ke laut. Itu yang sampai saat ini masih dinyatakan hilang," kata Agus.
Agus mengungkapkan, pencarian korban saat ini masih dilakukan oleh Tim SAR gabungan, termasuk jajaran Polsek Wuluhan dan Basarnas.
"Pencarian masih di radius di area TKP melaksanakan pemantauan. Siapa tahu masih ada tanda-tanda di permukaan air," bebernya.
Baca juga: Keresahan Ratusan UMKM Tulungagung Tercekik Gas Elpiji 3 Kg Langka, Perang Iran Mengancam Harga BBM
Agus menegaskan, operasi pencarian akan dilakukan hingga tujuh hari ke depan untuk mencari keberadaan korban yang hanyut di Pantai Papuma Jember ini.
"Batasannya sampai tujuh hari berikutnya. Saya hitung mulai hari sampai sore kalau cuaca kalau memungkinkan," paparnya.
Baca juga: Pantai Papuma Jember Membeludak Diserbu 8.900 Wisatawan, Pengunjung Pingsan dan Jatuh di Tanjakan