Motor Listrik Mulai Lirik Petualang, United RX6000 Bidik Segmen Dual-Purpose
Joko Widiyarso March 28, 2026 10:14 PM

 


TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pasar motor listrik di Indonesia mulai menunjukkan pergeseran arah.

Jika sebelumnya didominasi skutik yang berorientasi pada mobilitas perkotaan, kini pabrikan mulai menghadirkan model dengan karakter lebih luas.

Salah satunya melalui kehadiran United RX6000 yang membawa konsep dual-purpose, menggabungkan penggunaan harian dengan kemampuan menjelajah.

Motor ini diperkenalkan oleh United E-Motor sebagai upaya memperluas cakupan penggunaan kendaraan listrik. 

Tidak hanya untuk perjalanan pendek di dalam kota, tetapi juga untuk kebutuhan berkendara di berbagai kondisi jalan, termasuk jalur semi off-road.

Dalam keterangan resminya, Henry Mulyadi, Direktur PT Terang Dunia Internusa Tbk (United E-Motor) menegaskan arah pengembangan tersebut. 

“RX6000 dirancang sebagai motor listrik yang bisa digunakan di dua karakter jalan, baik untuk kebutuhan harian di kota maupun untuk eksplorasi ringan,” ujarnya.

Secara desain, RX6000 langsung menampilkan identitas sebagai motor petualang. 

Posturnya tinggi dengan posisi duduk tegak yang memberikan visibilitas lebih baik saat berkendara.

Suspensi depan sudah menggunakan model upside down yang dipadukan dengan monoshock di bagian belakang, mendukung stabilitas saat melintasi berbagai kontur jalan.

Penggunaan velg jari-jari berukuran 17 inci dengan ban dual-purpose semakin menegaskan bahwa motor ini tidak hanya dirancang untuk aspal mulus, tetapi juga siap menghadapi jalan berbatu atau tanah. 

Pendekatan ini menjadi pembeda di tengah dominasi motor listrik yang cenderung berorientasi urban.

Dari sisi performa, RX6000 dibekali motor listrik dengan tenaga hingga 6.000 watt. Kapasitas baterainya memungkinkan jarak tempuh hingga sekitar 120 kilometer dalam sekali pengisian. 

Kecepatan maksimalnya diklaim mampu mencapai kisaran 100 kilometer per jam, cukup untuk kebutuhan harian maupun perjalanan jarak menengah.

United juga mencoba menjawab salah satu kekhawatiran utama pengguna motor listrik, yakni soal pengisian daya.

RX6000 sudah dilengkapi colokan yang kompatibel dengan AC charger di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum atau SPKLU, sehingga tidak hanya bergantung pada pengisian di rumah.

“Fitur ini memperkuat integrasi kendaraan dengan infrastruktur pengisian secara nasional. Sekaligus memberikan kemudahan dan rasa aman bagi pengguna,” kata Henry Mulyadi.

Selain mendukung pengisian di SPKLU, motor ini juga menawarkan opsi pengisian cepat dan normal, memberikan fleksibilitas sesuai kebutuhan pengguna.

Dengan dukungan ini, potensi penggunaan motor listrik untuk perjalanan yang lebih jauh, termasuk ke destinasi wisata atau jalur non-perkotaan, menjadi semakin terbuka.

Dalam pernyataan lainnya, pihak United juga menekankan bahwa pengembangan RX6000 merupakan bagian dari upaya memperluas persepsi masyarakat terhadap motor listrik. 

“Kami ingin menghadirkan motor listrik yang tidak terbatas hanya untuk penggunaan urban, tetapi juga bisa menjangkau kebutuhan berkendara yang lebih luas.”

Meski demikian, RX6000 tetap berada di segmen semi petualang. Artinya, motor ini lebih cocok untuk eksplorasi ringan dibandingkan penggunaan off-road ekstrem.

Namun justru di titik inilah posisinya menjadi relevan, sebagai jembatan antara kebutuhan komuter harian dan gaya hidup berkendara yang lebih fleksibel.

Kehadiran RX6000 pada akhirnya tidak hanya menawarkan produk baru, tetapi juga membawa perubahan cara pandang.

Motor listrik mulai bergerak keluar dari citra sebagai kendaraan kota, menuju peran yang lebih luas sebagai kendaraan eksplorasi yang tetap praktis digunakan sehari-hari.
 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.