Arus Balik Lebaran, hingga 28 Maret 72 Persen Pemudik Sudah Kembali ke Jawa
Noval Andriansyah March 28, 2026 10:19 PM

Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan - Arus balik Lebaran 2026 di lintasan penyeberangan Pelabuhan Bakauheni – Merak terpantau lancar dan terkendali hingga H+6 atau Sabtu (28/3/2026).

Mayoritas pemudik dilaporkan telah kembali ke Pulau Jawa, dengan sistem layanan yang tetap berjalan optimal meski terjadi peningkatan trafik.

Berdasarkan data Posko Bakauheni per 28 Maret 2026, tercatat sebanyak 651.195 penumpang atau sekitar 72 persen telah kembali ke Jawa dari total 898.864 orang yang menyeberang saat arus mudik.

Sementara itu, jumlah kendaraan yang kembali mencapai 169.385 unit atau sekitar 71 persen dari total kendaraan saat periode mudik.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry, Heru Widodo, menyebutkan bahwa lonjakan arus balik dapat diantisipasi dengan baik berkat koordinasi lintas sektor.

Baca juga: Arus Balik Lebaran 2026 Terkendali, Pemprov Lampung Apresiasi Kapolri dan Menhub

"Arus balik memang meningkat, namun layanan tetap berjalan lancar dan merata. Ini merupakan hasil kerja sama seluruh stakeholder," ujar Heru, Sabtu.

Senada, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa kondisi arus balik secara umum masih dalam kategori lancar.

"Secara umum arus balik masih hijau. Kami juga telah menyiapkan skenario alternatif jika terjadi antrean panjang," katanya.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa pengelolaan arus mudik dan balik tahun ini berjalan baik, termasuk di Pelabuhan Bakauheni.

Menurutnya, sekitar 30 persen pemudik masih akan kembali dalam beberapa hari ke depan, namun berbagai skema seperti buffer zone, delaying system, hingga penambahan kapal telah disiapkan untuk mengurai kepadatan.

Dari sisi data pergerakan, jumlah penumpang dari Sumatera ke Jawa selama periode H-10 hingga H+6 mencapai 1.085.745 orang, meningkat 2,1 persen dibandingkan tahun lalu.

Sementara total kendaraan tercatat 259.776 unit atau naik 4 persen.

Sebaliknya, arus dari Jawa ke Sumatera mencapai 1.241.356 penumpang atau tumbuh 2,5 persen, dengan total kendaraan sebanyak 314.209 unit atau meningkat 6,7 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Selama masa angkutan Lebaran, ASDP mengoperasikan 28 hingga 33 kapal per hari di lintasan Bakauheni–Merak.

Pola operasional Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB) juga diterapkan saat terjadi lonjakan penumpang, didukung oleh 1.926 personel gabungan yang bersiaga di lapangan.

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale menambahkan bahwa kebijakan seperti diskon tarif dan penerapan single tarif terbukti efektif dalam mendistribusikan arus kendaraan dan penumpang.

Ia juga mengapresiasi masyarakat yang telah mematuhi aturan dengan membeli tiket melalui aplikasi Ferizy dan datang sesuai jadwal.

Dengan masih tersisa sekitar 28 persen pemudik yang belum kembali, ASDP bersama stakeholder terkait memastikan kesiapan layanan tetap optimal guna menjaga kelancaran arus balik hingga periode Lebaran berakhir.

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.