MUSIC ZONE: Gunakan Sedikit Sentuhan AI, Rahtwo Triple X Rilis Single Perdana 'Linglung'
Putu Dewi Adi Damayanthi March 29, 2026 08:03 AM

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR — Personil Band Bali Triple X, Rahtwo merilis single solo perdananya bertajuk 'Linglung' pada Sabtu 28 Maret 2026. 

Banyak penggemar mengira bahwa Band Triple X ini sudah bubar, sebab Rahtwo merilis single solo.

Pada jumpa pers dengan media, Rahtwo menjelaskan bahwa Triple X masih berdiri dan membantah hal tersebut. 

Lama tak hadir dengan Triple X, kini Rahtwo disibukkan dengan aktivitas live menyanyi di Tiktok dengan waktu 2-5 jam per hari.

Baca juga: Music Zone: Antrabez Guncang Dunia dari Balik Jeruji, Lagu ‘Bali Menyepi’ Jadi Tamparan Toleransi

"Itu saya jadikan ajang promo semenjak dari Tiktok saya banyak dapat job solo untuk nyanyi solo. Akhirnya single ada jadi saya sudah siap sekali tapi tidak terlepas dari Triple X tetap seiring waktu bergandengan saya akan tetap bawa. Karena di Tiktok juga sebagai ajang nostalgia," jelas, Rahtwo.

Uniknya single Linglung ini juga menggunakan sentuhan AI dan juga tim produksi di belakang layar. 

Kompak, Rahtwo mengatakan penggarapan single-nya ini menggunakan penggalangan dana yang telah dilakukan sejak Februari. 

Penggalangan dana berbentuk penjualan kupon makanan karena istri Rahtwo gemar memasak, selain itu juga terdapat support pembuatan merchandise kaos single Linglung hingga akhirnya rampung rekaman dan videoklip.

"Karakter vokal memang tidak terlepas, sebelum di Triple X saya ikut cover band menirukan lagu yang mau dicover semirip mungkin dari sana saya suka ini karakternya halus, karakter suara serak dari sana terbentuknya," bebernya.

Penggunaan AI pada single ini diungkapkan Rahtwo, awalnya ia terinspirasi dari musik AI di YouTube dan Tiktok. 

Namun Rahtwo mengatakan tak 100 persen menggunakan AI, sisanya ia tetap melakukan penggarapan musik seperti biasanya.

Sementara itu, Made Adnyana selaku Pengamat Musik Bali mengatakan AI merupakan bagian dari kemajuan jaman yang mendapatkan bahan input dari kita semua. 

"Jadi AI kan merangkum. Penggunaan Ai baik di lagu terutama di Linglung, saya pikir pendengar gak akan mikir ini pakai AI atau tidak, yang penting asik. Tapi kalau sesama pemusik kalau diamati mungkin ada yang bisa dikenali. Intinya bukan hanya di musik penggunaan AI tidak mengenal istilah halal/haram intinya kita paham sejauh mana digunakan. AI prinsipnya bukan jadi alat utama," kata Adnyana.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.