Libur Lebaran 2026, Jalur Puncak Bogor Dipadati 32 Ribu Kendaraan, Titik Macet Parah di 3 Lokasi Ini
khairunnisa March 29, 2026 08:07 AM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Satu minggu usai Lebaran 2026, kawasan Puncak Bogor masih ramai dilintasi kendaraan, Sabtu (28/3/2026).

Puluhan ribu kendaraan masih ramai melintasi kawasan Puncak baik yang naik maupun turun.

Para wisatawan meramaikan destinasi-destinasi wisata di kawasan Puncak di momen libur Lebaran ini.

Antrean kendaraan tak terhindarkan di beberapa titik di kawasan Puncak Bogor.

Sehingga pihak Satlantas Polres Bogor memberlakukan rekayasa sistem satu arah atau one way untuk mencegah krodit.

KBO Satlantas Polres Bogor Iptu Ardian Novianto mengatakan, baik arus ke atas maupun ke bawah sudah mencapai belasan ribu kendaraan.

Seperti kendaraan yang mengarah ke Puncak berdasarkan data Exit Tol Ciawi dari pagi sampai arusnya ditutup sementara saat siang karena one way ke bawah, yang angkanya mencapai 19.000 kendaraan.

"Data yang keluar yang menuju kawasan wisata Puncak sampai pukul 12.00 WIB itu 19.000 kendaraan," kata Iptu Ardian kepada wartawan, Sabtu (28/3/2026).

Ini belum ditambah arus kendaraan yang baru bisa bergerak ke atas setelah arus dinormalkan atau penutupannya dibuka sejak Sabtu petang.

Terpantau, kendaraan ke arah Puncak dari Tol Jagorawi pada pukul 19.00 WIB sampai mengular sebelum Simpang Gadog.

Sementara arus sebaliknya, dari arah Puncak ke arah Jakarta angkanya sampai siang mencapai 12.800 kendaraan.

Ini belum ditambah arus ke bawah yang juga sampai mengantre di beberapa titik pada Sabtu sore meski di saat yang sama berlaku one way arah bawah.

Sehingga total arus naik dan turun diperkirakan angkanya lebih dari 32.000 ribu kendaraan pada Sabtu (28/3/2026) ini.

Baca juga: Meski One Way, Arus Kendaraan di Puncak Bogor Tetap Mengular di Simpang Pasir Muncang

  • Titik Kepadatan

Iptu Ardian mengatakan, perlambatan arus atau kepadatan pada Sabtu (28/3/2026) masih terjadi.

Terutama di tiga titik terpadat di sepanjang Jalan Raya Puncak.

Yaitu Simpang Pasir Muncang, Simpang Megamendung dan Simpang Pasar Cisarua.

"Memang arus kendaraan yang ingin menuju ke Puncak masih cukup ramai dan kemudian pada titik-titik tertentu terjadi hambatan," kata Iptu Ardian.

"Untuk titik kepadatan sendiri, di Simpang Pasir Muncang, Megamendung, kemudian di Pasar Cisarua ini masih mejadi titik terpadat dan menjadi titik yang perlambatan arus serta terjadi antrean cukup panjang," katanya.

  • Masih macet

Kendati diberlakukan one way, antrean kendaraan di Jalan Raya Puncak Bogor tetap terjadi, Sabtu (28/3/2026).

Pantauan TribunnewsBogor.com, Sabtu sore, saat arus berlaku one way ke bawah atau satu arah ke Jakarta, kepadatan tetap terlihat.

Yaitu di titik kepadatan Simpang Pasir Muncang, Megamendung, Kabupaten Bogor.

Terpantau simpang tersebut memang ramai oleh arus keluar masuk kendaraan wisatawan.

Sehingga arus di Jalan Raya Puncak melambat kemudian timbul antrean.

Meski mengantre, arus masih bergerak meski cukup lambat.

Antrean tersebut terpantau mengular sampai ke kawasan Selarong atau sekitar 1 Km.

Iptu Ardian Novianto, Simpang Pasir Muncang merupakan salah satu titik kepadatan di jalur Puncak.

"Simpang Pasir Muncang, Simpang Megamendung, kemudian di Pasar Cisarua ini masih mejadi titik terpadat," kata Iptu Ardian kepada wartawan, Sabtu (28/3/2026).

Kata Ardian, di titik-titik tersebut merupakan titik yang kerap terjadi perlambatan arus hingga menimbulkan antrean panjang.

Namun antisipasi dilakukan dengan sistem satu arah agar antrean kendaraan di jalur Puncak tidak parah atau bahkan krodit.

Karena sebelum one way arah Jakarta ini dilakukan, antrean kendaraan arah bawah cukup panjang terjadi di kawasan Cisarua pada Sabtu siang.

"Antrean itu sampai dengan Gunung Mas, hambatan dari Pasar Cisarua," kata Ardian.

"Maka saat ini kita melaksanakan rekayasa satu arah," ungkapnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.