Niat Cari Ikan Berujung Tragedi, Pelajar SMA Asal Bandungan Tewas Tenggelam di Rawa Pening
Rustam Aji March 29, 2026 10:07 AM

TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN – Liburan keluarga di kawasan wisata Rawa Pening berubah menjadi duka mendalam.

Yusuf (17), seorang pelajar kelas 10 SMA asal Junggul, Kelurahan Bandungan, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Rawa Pening, tepatnya di wilayah Desa Bejalen, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang.

Kapolsek Ambarawa, AKP Ririh Widiastuti, mengonfirmasi bahwa insiden nahas tersebut terjadi pada Sabtu (28/3/2026) pagi.

Korban diketahui tengah berlibur bersama tiga anggota keluarganya untuk mencari ikan dan bermain air di danau tersebut.

Kronologi Kejadian di Tengah Danau

Peristiwa bermula sekitar pukul 10.30 WIB. Korban bersama saksi sebelumnya telah menyewa sebuah branjang (pondokan penjaring ikan) di tengah danau.

Petaka muncul saat korban mencoba berenang menuju pondokan lain yang berjarak sekitar 50 meter.

"Namun, saat berada di tengah danau, korban diduga tidak kuat berenang menuju branjang lainnya. Dua saksi sempat berupaya memberikan pertolongan, namun tidak berhasil menyelamatkan korban yang akhirnya tenggelam ke dasar danau," jelas AKP Ririh saat dikonfirmasi, Minggu (29/3/2026).

Baca juga: Mudik Lebaran 2026: 165 Barang Penumpang Tertinggal di Kereta, KAI Pastikan Aman Terdata

Jasad korban berhasil dievakuasi sekitar 15 menit kemudian oleh seorang nelayan setempat, Fandy (40), yang langsung melakukan pencarian di lokasi tenggelamnya korban.

Personel Polsek Ambarawa bersama relawan SAR Buser dan Baguna Kabupaten Semarang segera melarikan jenazah ke RSUD dr. Gunawan Mangunkusumo untuk pemeriksaan medis.

Murni Kecelakaan, Polisi Imbau Kewaspadaan

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan medis, polisi memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Kejadian ini dinyatakan murni sebagai laka air akibat korban yang tidak mampu menjangkau tujuan saat berenang.

"Keluarga korban telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi," tambah AKP Ririh. Jenazah kini telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Menanggapi insiden tenggelam di Rawa Pening ini, pihak kepolisian kembali mengeluarkan peringatan keras bagi pengunjung wisata air.

 Masyarakat diminta untuk tidak meremehkan faktor keselamatan dan mengukur kemampuan diri saat beraktivitas di area danau yang dalam guna mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang. (eyf)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.