Pelaku Pembunuhan Staf Bawaslu OKU Selatan Serahkan Diri ke Polisi
taryono March 29, 2026 10:19 AM

Tribunlampung.co.id, Sumsel - Pelaku pembunuhan Maria Simaremare (38), staf Bawaslu OKU Selatan, telah menyerahkan diri ke Polsek Sukarami, Palembang, Sumatera Selatan.

Pelaku, Suharlan (34), merupakan kekasih korban.

Usai menyerahkan diri, Suharlan langsung dibawa ke Unit 5 Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumatera Selatan pada Sabtu (28/3/2026) untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Diketahui, sebelum kejadian, tersangka sedang menginap beberapa hari di rumah kontrakan korban.

Kasat Reskrim Polres OKU Selatan, AKP Aston Sinaga mengatakan, pihaknya menerima informasi kalau tersangka mendatangi Polsek Sukarami untuk menyerahkan diri dan melakukan pembunuhan terhadap Maria Simaremare.

"Dalam interogasi singkat dan tersangka mengakui bahwa benar dirinya yang melakukan pembunuhan itu," ujar Aston.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa Handphone milik korban yang ada pada diri tersangka.

Kemudian dalam interogasi lanjutan, tersangka mengakui membuang dompet korban di seputaran Masjid di Bandara SMB II Palembang.

"Dompet korban juga sudah ditemukan berisi kartu Identitas KTP, SIM, dan kartu ATM," katanya.

Tersangka juga mengakui bahwa sepeda motor dan laptop milik korban yang turut dibawa ke sebuah rumah kosong yang terletak di Desa Karang Lantang, Kecamatan Muara Jaya, Kabupaten OKU.

Setelah interogasi di Polda Sumsel, rencananya tersangka akan dibawa ke Polres OKU Selatan.

Kronologi Jenazah Ditemukan

Korban diketahui merupakan staf Sekretariat Bawaslu Kabupaten OKU Selatan dan tinggal seorang diri di rumah tersebut.

Penemuan jasad korban pertama kali diketahui oleh warga sekitar yang merasa curiga karena korban tidak terlihat beraktivitas sejak sehari sebelumnya dan tidak merespons saat dipanggil.

Saat dilakukan pengecekan, korban ditemukan dalam kondisi tergeletak di dalam kamar. Warga kemudian melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian.

Mendapat laporan tersebut, jajaran Polres OKU Selatan bersama Polsek Muaradua dan Unit Identifikasi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan serangkaian tindakan kepolisian.

Kapolres OKU Selatan, AKBP I Made Redi Hartana, membenarkan adanya peristiwa penemuan jasad tersebut.

“Betul, ada kejadian penemuan mayat perempuan di Perumahan Bukit Berlian, Desa Pelangki, Kecamatan Muaradua,” ujarnya saat dikonfirmasi jurnalis Tribunsumsel.com dan Sripoku.com pada Rabu (25/3/2026).

Ia menjelaskan, petugas langsung melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi, serta melakukan olah TKP dan pendataan terhadap saksi-saksi di sekitar lokasi.

Selain itu, jenazah korban juga telah dievakuasi ke RSUD Muaradua guna dilakukan pemeriksaan medis melalui visum et repertum (VER).

“Langkah-langkah yang kami lakukan di antaranya mendatangi TKP, mengamankan dan memasang police line, melakukan olah TKP, mencatat identitas saksi, membawa korban ke RSUD, serta menghubungi pihak keluarga,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kapolres mengungkapkan bahwa dari hasil pengamatan awal secara kasat mata, ditemukan adanya luka di bagian leher korban.

“Secara kasat mata memang ada luka di bagian leher korban yang diduga akibat sayatan benda tajam,” ungkap AKBP I Made Redi Hartana.

Meski demikian, pihak kepolisian belum dapat memastikan penyebab pasti kematian korban, termasuk perkiraan waktu kematian.

“Untuk penyebab kematian maupun sudah berapa lama korban meninggal, kami masih menunggu hasil pemeriksaan dari pihak rumah sakit,” tambahnya.

Saat ini, penyidik masih terus melakukan pendalaman dengan mengumpulkan keterangan saksi serta menunggu hasil visum guna mengungkap secara pasti penyebab kematian korban.

sumber: Tribun Sumsel

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.