Tribunlampung.co.id, Jawa Timur - Pria lanjut usia ( lansia) penderita stroke menahun tidak selamat dalam kebakaran rumah di Desa/Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur ( Jatim).
Dia meninggal dunia karena tidak mampu menyelamatkan diri saat si jago merah melalap tempat tidur. Alhasil pria tersebut ditemukan meninggal dalam kondisi gosong di dalam kamarnya.
Pria tersebut berinisial DJS (83), yang sedang seorang diri saat kebakaran itu terjadi hingga merenggut nyawa.
Kapolsek Dander, Iptu Warsito mengungkap kebakaran itu diduga kuat dipicu oleh lilin yang dinyalakan akibat pemadaman listrik total di wilayah tersebut sejak pukul 09.00 WIB.
"Berdasarkan keterangan saksi-saksi dan hasil olah tempat kejadian perkara, api diduga berasal dari lilin yang dinyalakan dan diletakkan di atas meja kayu dekat tempat tidur korban,” ujar Iptu Warsito, Sabtu (27/3/2026) dikutip dari Surya.co.id.
Peristiwa bermula saat anak korban menyalakan lilin sekitar pukul 17.00 WIB dan meletakkannya di atas meja tanpa alas, berdekatan dengan kasur milik korban.
Setelah itu, anak korban pergi berjualan bakso. Namun saat kembali, ia mendapati kamar sudah dalam kondisi terbakar. "Setelah api padam, didapati korban sudah meninggal dunia di kamarnya," terang Warsito.
Korban diketahui menderita stroke menahun yang membuatnya tidak dapat berjalan dan hanya mampu menggerakkan kepala serta tangan.
“Hasil pemeriksaan, korban mengalami luka bakar sekitar 95 persen,” jelas Warsito.
Pihak kepolisian memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun unsur kesengajaan dalam kejadian tersebut.
“Ahli waris menolak dilakukan autopsi, dan menerima kejadian ini dengan ikhlas serta tidak akan menuntut pihak manapun,” pungkas Warsito.
Penggunaan lilin sebagai penerangan darurat memiliki risiko tinggi memicu kebakaran, terutama jika diletakkan dekat benda mudah terbakar seperti kasur, kain, atau kayu.
Dalam banyak kasus, kebakaran rumah saat listrik padam sering disebabkan oleh lilin yang jatuh atau tidak diawasi.
Imbauan: Masyarakat disarankan menggunakan lampu darurat atau senter sebagai alternatif yang lebih aman, serta tidak meninggalkan lilin menyala tanpa pengawasan, guna mencegah kejadian serupa terulang.(*)
Baca Selanjutnya Staf Bawaslu OKU Selatan Ternyata Tewas Dibunuh Kekasihnya Sendiri