Momen Ramadan dan Idulfitri Bisa Mendorong Ekonomi DIY Tumbuh Lebih Tinggi 
Muhammad Fatoni March 29, 2026 12:14 PM

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY memproyeksikan ekonomi DIY tetap tumbuh positif pada triwulan I 2026. 

Salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi pada triwulan I 2026 karena bertepatan dengan Ramadan dan Idulfitri.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia DIY, Hermanto, mengatakan pertumbuhan ekonomi DIY pada triwulan I 2026 diperkirakan akan lebih tinggi dibanding triwulan IV 2025.

Pada triwulan IV 2025, ekonomi DIY tumbuh 5,94 persen.

“Kemungkinan bisa lebih tinggi sedikit (di atas pertumbuhan ekonomi DIY triwulan IV 2025), range-nya sekita itu, berpotensi (tumbuh di atas 5,94 persen),” katanya.

Ia menerangkan ekonomi DIY didorong oleh konsumsi rumah tangga yang meningkat, terlebih bersamaan dengan Ramadan dan Idulfitri.

Selain itu, Upah Minimum Provinsi juga meningkat pada 2026, praktis juga akan meningkatkan daya beli masyarakat.

Daya beli masyarakat juga terjaga lantaran adanya program bantuan sosial dari pemerintah pusat.

“Bertepatan dengan libur Lebaran, lapangan usaha yang ikut terdorong adalah akomodasi dan makan minum, kemudian industri pengolahan makanan minuman karena banyak produksi,” terangnya.

Baca juga: THR Pekerja Belum Lunas, MPBI DIY Surati Disnakertrans: Jatuhi Sanksi dan Denda ke Pengusaha Bandel

Selain itu, lapangan usaha lainnya ialah konstruksi, mengingat masih banyak pembangunan infrastruktur di DIY.

Lapangan usaha pertanian juga dimungkinkan tumbuh, lantaran ada beberapa komoditas pertanian yang mengalami panen.

Kendati demikian, ada faktor yang dapat menahan pertumbuhan ekonomi di DIY. Salah satunya adala kondisi geopolitik global yang masih penuh ketidakpastian.

Menurut dia, kondisi geopolitik global bisa saja menahan pertumbuhan konsumsi rumah tangga. 

“Sehingga ada yang mendorong (pertumbuhan ekonomi), tetapi juga ada yang menahan,” lanjutnya.

Meski begitu, ia masih optimis ekonomi DIY tetap tumbuh positif dan lebih tinggi dari triwulan IV 2025. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.