Ayah Vidi Aldiano Akan Bagikan Barang-Barang Almarhum ke Penggemar, Mikrofon Biru untuk Sheila Dara
jonisetiawan March 29, 2026 01:06 PM

 

TRIBUNTRENDS.COM - Duka yang mendalam masih dirasakan keluarga besar Vidi Aldiano. Meski kehilangan sosok yang dicintai belum sepenuhnya pulih, keluarga perlahan mulai menyusun langkah untuk menjaga warisan dan kenangan sang musisi agar tetap hidup di tengah masyarakat.

Sang ayah, Harry Kiss, mengungkapkan keinginannya untuk mengabadikan perjalanan hidup putranya melalui sebuah ruang khusus.

Ia berharap, karya dan jejak langkah Vidi tetap bisa dikenang oleh banyak orang lintas generasi.

Baca juga: Hari Lahir Vidi Aldiano, Fans Takziah Bersama & Beri Santunan, Harry Kiss Masak Bakso 200 Porsi

Rencana Pembangunan Petilasan

Sebagai bentuk penghormatan, Harry berencana menghadirkan sebuah museum mini atau petilasan yang akan menjadi tempat penyimpanan karya serta perjalanan hidup Vidi.

"Ke depan ini baru rencana, saya akan bikin satu petilasan untuk Vidi. Di mana tempatnya, itu masih rencana, saya belum tahu," ungkap Harry Kiss pada Sabtu (28/3/2026) malam.

Gagasan tersebut juga tidak lepas dari latar belakang budaya keluarga yang berasal dari Minangkabau. Nilai-nilai tradisi turut memengaruhi keputusan untuk membuat ruang kenangan tersebut.

"Karena kami berasal dari Minang, jadi kami akan menggelar ya rencananya begitu," tambah Harry saat memberikan keterangan di Masjid Nurul Hidayah, Jakarta Selatan.

MAKAM VIDI ALDIANO - Orang tua Vidi Aldiano, Harry Kiss dan Besbarini berziarah di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Sabtu (28/3/2026). Besbarini menghias makam Vidi Aldiano dengan vas biru di hari ulang tahun sang putra
MAKAM VIDI ALDIANO - Orang tua Vidi Aldiano, Harry Kiss dan Besbarini berziarah di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Sabtu (28/3/2026). Besbarini menghias makam Vidi Aldiano dengan vas biru di hari ulang tahun sang putra (Grid.id/Ulfa Lutfia)

Barang Kenangan untuk Penggemar

Selain merancang petilasan, keluarga juga memiliki niat untuk membagikan sejumlah barang pribadi milik almarhum kepada para penggemar setia, yang dikenal sebagai Vidiest.

Menurut Harry, barang-barang tersebut akan lebih bermakna jika dirawat oleh orang-orang yang benar-benar mencintai Vidi semasa hidupnya. Keputusan ini juga dilandasi oleh keikhlasan keluarga serta pertimbangan nilai spiritual.

"Udah pasti ikhlas. Daripada kita menampung barang-barang jadi kita bagikan untuk meringankan hisabnya," jelas Harry.

Baca juga: Vidi Aldiano Berpulang, Ibu Hias Makam Sang Putra di Hari Ulang Tahun, Fans Gelar Pengajian Online

Mikrofon Ikonik untuk Sheila Dara Aisha

Meski sebagian barang akan dibagikan, ada beberapa peninggalan yang tetap disimpan karena memiliki nilai emosional tinggi. Salah satunya adalah mikrofon biru ikonik yang selama ini menemani perjalanan karier Vidi di dunia musik.

Benda tersebut diputuskan untuk diserahkan kepada sang istri, Sheila Dara Aisha, sebagai simbol kenangan yang sangat berarti.

"Microphone. Akan dikasih di rumah karena microphone Vidi mahal. Yang warna biru itu sama Sheila Dara, istrinya," paparnya.

Impian yang Tak Sempat Terwujud

Di balik rencana-rencana tersebut, tersimpan kisah haru mengenai impian Vidi dan istrinya yang tidak sempat terwujud. Keduanya diketahui telah mempersiapkan perjalanan ibadah, bahkan seluruh dokumen administrasi telah selesai.

Namun, kondisi kesehatan Vidi yang menurun membuat rencana tersebut harus terhenti.

"Itu udah diatur kemarin itu. Sama Aji udah diatur, katanya visanya udah keluar nih," tutur Harry mengenang momen tersebut.

Baca juga: Keluarga Heran Bunga Tabur di Makam Vidi Aldiano Selalu Hilang, Harry Kiss Ungkap Penyebabnya

Kepergian yang Meninggalkan Jejak

Sebagai informasi, Vidi Aldiano wafat pada 7 Februari 2026 setelah berjuang melawan kanker ginjal selama bertahun-tahun.

Kini, ia telah dimakamkan di TPU Tanah Kusir dan dikenang sebagai sosok yang membawa banyak inspirasi, termasuk julukan “Duta Persahabatan” yang melekat padanya.

Melalui berbagai rencana yang tengah disiapkan, keluarga berharap kenangan dan karya Vidi akan terus hidup, tidak hanya di hati orang-orang terdekat, tetapi juga di tengah masyarakat luas.

***

(TribunTrends/Jonisetiawan)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.