TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Universitas Caritas Indonesia (UNCRI) Manokwari resmi meluluskan 173 sarjana angkatan pertama dalam prosesi Sidang Senat Terbuka di Arfak Convention Hall, Polda Papua Barat, Sabtu (28/3/2026) malam.
Wisuda perdana yang berlangsung khidmat ini menjadi momen bersejarah bagi UNCRI dalam kontribusinya membangun sumber daya manusia (SDM) di Tanah Papua.
Sidang senat terbuka dipimpin langsung Rektor UNCRI, Prof Roberth KR Hammar, bersama jajaran senat universitas.
Acara turut dihadiri Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para wisudawan dan wisudawati, serta orang tua.
Berdasarkan data universitas, 173 lulusan berasal dari dua fakultas, yakni:
Fakultas Hukum, Program Studi S1 Ilmu Hukum: 60 lulusan
Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Program Studi S1 Manajemen: 113 lulusan
Baca juga: Wisuda Perdana UNCRI, Gubernur: Penanda Kemajuan Pendidikan Tinggi di Papua Barat
Dalam sambutannya, Prof Roberth KR Hammar menegaskan bahwa wisuda perdana ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum akademik yang sarat makna.
“Hari ini tercatat suatu tonggak bersejarah dalam Universitas Caritas Indonesia dengan akreditasi baik sekali, meluluskan sarjana atau alumni perdana,” ujarnya.
Ia menambahkan, para lulusan diharapkan mampu membawa nama baik almamater dalam pengabdian kepada bangsa, negara, dan kemanusiaan.
Hammar juga mengingatkan bahwa sebagian besar mahasiswa angkatan 2019–2021 menempuh perkuliahan di tengah pandemi Covid-19, dengan sistem daring.
“Mereka mengikuti kuliah secara online saat pandemi, sehingga ada yang lulus dalam waktu tiga setengah tahun hingga tujuh tahun,” jelasnya.
Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan wisuda perdana UNCRI.
Menurutnya, momen ini merupakan tonggak sejarah penting dalam perkembangan pendidikan tinggi di Papua Barat.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Papua Barat, saya menyampaikan selamat dan apresiasi kepada Universitas Caritas Indonesia yang hari ini untuk pertama kalinya meluluskan para sarjana,” ucapnya.
Dominggus menegaskan bahwa pembangunan SDM menjadi prioritas utama pemerintah daerah.
Ia berharap UNCRI semakin memperkuat eksistensinya sebagai perguruan tinggi yang mampu mencetak generasi unggul dan berdaya saing.
“Para lulusan pun diharapkan tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang serta menjadi agen perubahan di tengah masyarakat,” tutupnya.