Sosok Bocah Altaf Dibully Gegara Pakai Bahasa Inggris, Mimpi ke Spanyol, Diundang Sherly Tjoanda
Rusaidah March 29, 2026 03:03 PM

 

BANGKAPOS.COM -- Sosok Altaf ramai diperbincangkan setelah kisahnya viral di media sosial belakangan ini.

Bocah asal Ternate ini menjadi sorotan karena kemampuan berbahasa Inggrisnya yang cukup lancar.

Namun di balik itu justru membuatnya mengalami perundungan dari lingkungan sekitarnya.

Altaf diketahui kerap menggunakan bahasa Inggris dalam keseharian, terutama saat berinteraksi dengan wisatawan asing yang datang ke Ternate.

Kebiasaan itu awalnya menuai perhatian positif, tetapi tak jarang pula memicu ejekan dari teman-temannya yang menilai dirinya “berbeda”.

Baca juga: Bukan Cuma Penuh Waktu, PPPK Paruh Waktu Terancam PHK, Pemprov Babel Minta Ketatkan Ikat Pinggang

Di tengah sorotan tersebut, Altaf mendapat kesempatan bertemu langsung dengan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos.

Dalam pertemuan yang berlangsung santai, Altaf terlihat percaya diri berbincang dengan sang gubernur, bahkan menggunakan bahasa Inggris.

Dalam obrolan tersebut, Sherly turut menanyakan pengalaman perundungan yang dialami Altaf. 

Bocah itu mengaku bahwa ejekan yang diterimanya kerap berulang dan membuatnya merasa tidak nyaman.

Menanggapi hal itu, Sherly memberikan dukungan moral agar Altaf tetap percaya diri dan tidak terpengaruh oleh komentar negatif.

Calon Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda seusai melakukan pencoblosan di TPS 05 lorong Al Hijrah, lingkungan RT 08/RW 04, Kelurahan Jati, Kecamatan Ternate Selatan, Rabu (27/11/2024). Paslon Sherly Tjoanda dan Sarbin Sehe meraih suara terbanyak di Pilkada Maluku Utara 2024. Kemenangan mereka digugat ke Mahkamah Konstitusi.
Gubernur Maulu Utara Sherly memberikan dukungan moral agar Altaf tetap percaya diri dan tidak terpengaruh oleh komentar negatif. (TribunTernate.com/Randi Basri)

Ia menilai kemampuan berbahasa Inggris yang dimiliki Altaf merupakan modal penting untuk masa depan.

Menurutnya, kemampuan tersebut adalah bentuk investasi diri yang patut dibanggakan, bukan justru dijadikan bahan ejekan.

Ia juga mengingatkan masyarakat, khususnya anak-anak, untuk tidak melakukan perundungan terhadap teman yang memiliki kelebihan atau kemampuan berbeda.

Sherly mendorong siapa pun yang sedang belajar untuk tetap fokus dan tidak mudah goyah oleh komentar negatif.

Baginya, semangat belajar seperti yang ditunjukkan Altaf seharusnya didukung dan diapresiasi.

Dalam kesempatan itu, Altaf juga mengungkapkan cita-citanya untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri, tepatnya ke Spanyol. 

Ia bahkan bermimpi bisa menyaksikan langsung pertandingan sepak bola di negara tersebut.

Percakapan antara Altaf dan Sherly pun berlangsung hangat, diselingi candaan ringan yang membuat suasana terasa akrab dan penuh semangat.

Alasan Suka Bahasa Inggris

Sherly membuka percakapan dalam bahasa Inggris, dengan bertanya kepada Altaf mengapa suka berbahasa Inggris.

Dan, dijawab Altaf dalam bahasa Inggris bahwa ia suka berbicara dengan bahasa Inggris terutama dengan turis asing yang datang di Kota Ternate.

Baca juga: Link Lengkap Live Streaming MotoGP Amerika 2026, Jadwal Sesi Race, Balapan Senin Dini Hari

Sherly juga bertanya apa rencana ke depannya, yang juga dijawab Alfat dengan cukup mudah.

Sang bocah mengaku memiliki cita-cita melanjutkan studi di luar negeri, yakni di Negara Spanyol.

Dia memilih Spanyol agar sekaligus dapat menyaksikan secara langsung pertandingan sepak bola di negara tersebut.

“You like music or swimming?” tanya Sherly, dilihat dalam unggahan video di Instagram pribadinya @s_tjo, Jumat (27/3/2026), melansir dari Kompas.com.

“Oh swimming,” jawab Altaf. 

“Or you like money,” lanjut Sherly.

“Of course,” kata Altaf diiringi gelak tawa keduanya.

Selanjutnya, pertanyaan Sherly yang awalnya santai berubah menjadi serius.

Dia bertanya tentang apakah Altaf kerap mendapatkan perundungan saat bercakap atau berbicara dalam bahasa Inggris di Ternate.

Altaf pun membenarkan.

Baca juga: Terungkap Sosok Pembunuh Wanita Staf Bawaslu di OKU Selatan, Barang Bukti Dibuang di Bandara

Beberapa teman-temannya kerap mengganggunya dan melakukan perundungan secara verbal, dengan menyebut ia sebagai orang Ternate sok-sokan berbicara menggunakan bahasa Inggris.

“They say, why do you learn English you are Ternate people, why do you learn English so? Maybe just that but they always repeat it over and over,” kata Altaf.

Sherly lalu mencoba menguatkan kondisi Altaf, agar masalah itu tak membuatnya rendah diri.

Dia mendorong Altaf untuk mengabaikan apa yang disebut dengan gangguan hidup.

Menurut Sherly, gangguan adalah sesuatu yang tidak penting yang tidak perlu dibalas dan diabaikan saja perkataan mereka.

“You learning by yourself to have the ability of speak English. What you have right now, i’m so proud of you,” ucap Sherly.

Ia mengatakan, apa yang Altaf lakukan saat ini adalah membangun potensi diri dan menginvestasikan waktu untuk masa depan.

Menurut dia, Altaf sudah berada di jalan yang benar menuju kesuksesan.

“So keep doing what you’re doing, keep learning English, and then just ignore them,” tegas Sherly.

“Buat kalian yang nggak suka belajar bahasa Inggris, atau tidak bisa bahasa Inggris jangan mem-bully yang bisa."

"Dan, kalau kalian yang sedang belajar bahasa Inggris dan merasa di-bully sama teman kalian karena berbicara bahasa Inggris sendiri just ignore them,” tegas Sherly. 

Pesan Gubernur Sherly Tjoanda

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos menyampaikan pesan khusus kepada umat Islam yang merayakan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Melalui akun Instagram pribadinya, Sherly mengatakan, Hari Raya Idul Fitri merupakan sebuah kesempatan untuk saling memaafkan dan memperkuat persaudaraan.

"Saudara-saudaraku, masyarakat Maluku Utara yang saya cintai, di hari yang fitri ini mari kita saling memaafkan, mempererat kebersamaan dan memperkuat persaudaraan di antara kita," kata Sherly video dalam unggahannya, Sabtu (21/3/2026).

Ia menyampaikan, agar di hari yang bahagia ini juga, menjadi momentum menumbuhkan kepedulian dan semangat gotong royong membangun Maluku Utara.

Dengan memegang teguh falsafah kearifan lokal masyarakat Maluku Utara "Marimoi Ngone Futuru" yang berarti "Bersatu Kita Kuat" atau "Bersatu Kita Teguh".

"Idul Fitri adalah momentum untuk kembali menyatukan hati, menumbuhkan kepedulian, serta memperkuat semangat gotong royong dalam membangun daerah yang kita cintai, dalam falsafah 'Marimoi Ngone Futuru'," ungkap Sherly.

Baca juga: Nasib Terbaru Hasan dan Abdul Dua Nelayan Temukan 42,5 Kg Sabu di Dua Lokasi Pulau Belitung

Sherly berharap di hari kemenangan ini membawa kedamaian, kebahagiaan, dan harapan baru bagi semua. Demi terus melangkah bersama menuju Maluku Utara yang harmonis dan sejahtera.

"Mohon maaf lahir dan batin," ucap Sherly mengakhiri videonya.

Unggahan tersebut langsung dibanjiri komentar dari warganet yang mengaku kagum dengan sikap dan penampilan Gubernur Sherly.

"Ibuuuuu Cantiknya ngk pernah gagal. Apapun yg di pakai selalu paripurna di ibu. Happy eid mubarak bagi semua teman" yg merayakan," komentar warganet.

"Luar biasa bunda semoga sehat selalu dalam lindungan Allah SWT dan di beri umur panjang amin tetap semangat sukses program bantu rakyat Maluku Utara bahagia dan sejahtera istimewa amin," kata warganet lainnya.

"Yookk para pejabat, pemimpin yang lain... bisa belajar dan mencontoh Ibu Gubernur Maluku Utara dalam menyampaikan ucapan/salam, disampaikan dengan luwes, santun, dan isinya kena di hati, karena disampaikan dengan kerendahan hati dan rasa tulus."

"Minal Aidin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin buat semua," sambung warganet lainnya.  

(Tribun Timur/Tribun Jatim/Bangkapos.com)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.