Milad Ke-24, Andalus Group Ajak Jemaah Perbaiki Akhlak dan Perkuat Ibadah
Rendy Nicko Ramandha March 29, 2026 04:55 PM

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, PASURUAN - Andalus Group memperingati milad ke-24 dengan menegaskan komitmennya dalam membina jemaah agar tidak hanya kuat dalam ibadah, tetapi juga terus memperbaiki akhlak.

Sebanyak 612 jemaah diberangkatkan menggunakan 14 bus untuk mengikuti rangkaian kegiatan milad yang digelar di Kebun Kurma Madinah, Jumat (27/3/2026).

Milad Andalus Grup ini digelar dalam suasana kebersamaan yang masih kental dengan nuansa Idul Fitri di bulan Syawal.

Founder Andalus Group H Ramli mengatakan, peringatan milad bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat nilai spiritual sekaligus mempererat silaturahmi antarjemaah.

Baca juga: Ke Kota Pasuruan, Gus Ipul Nikmati Indahnya Malam di Bawah Payung Madinah

Baca juga: Hijaukan Pasuruan, Karangan Bunga Ketua Parpol Diganti Bibit Pohon di Muscab PKB Hari Ini

“Setiap tahun kami memperingati milad. Kami sengaja mengambil momentum di bulan Syawal agar masih dalam suasana Idul Fitri, sehingga jemaah bisa saling bersilaturahmi dan saling memaafkan,” ujarnya, Sabtu (28/3/2026).

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada hubungan spiritual kepada Allah (hablum minallah), tetapi juga memperkuat hubungan sosial antar sesama jemaah (hablum minannas).

“Secara vertikal kita mendekat kepada Allah, dan secara horizontal kita saling mengenal, saling memaafkan, serta mempererat kebersamaan antarjemaah,” jelasnya.

Lebih dari itu, H. Ramli menekankan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah mendorong perubahan perilaku jemaah agar menjadi pribadi yang lebih baik dan istiqamah dalam menjalankan nilai-nilai ibadah.

“Harapan kami, jemaah yang mengikuti milad ini tidak hanya hadir, tetapi juga mengalami perubahan perilaku. Kuncinya di situ. Bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagaimana akhlak juga ikut berubah menjadi lebih baik,” tegasnya.

Ia menambahkan, Andalus Group ingin memastikan bahwa perjalanan spiritual yang dijalani jemaah benar-benar memberi dampak dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekadar euforia sesaat.

“Kami ingin jemaah tidak hanya semangat saat kegiatan, tetapi juga mampu menjaga nilai-nilai ibadah itu setelahnya. Perjalanan suci harus terus dikedepankan dalam kehidupan,” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut, Andalus Group juga menghadirkan tausiyah dari brand ambassador, Ustadz Derry, yang memberikan pembekalan terkait adab kehidupan sehari-hari, mulai dari hal sederhana hingga meneladani sifat-sifat Rasulullah.

“Andalus Group sangat berharap bisa terus membina jemaah agar memiliki keseimbangan antara kekuatan ibadah dan kematangan akhlak, sehingga mampu memberikan dampak positif di tengah masyarakat,” jelasnya.

Salah satu jemaah, Decky Tjahjono Triyoga mengaku, kegiatan milad ini memberikan pengalaman spiritual yang berbeda.

Menurutnya, momentum kebersamaan dalam suasana Syawal menjadi ruang refleksi untuk memperbaiki diri.

“Kegiatan ini bukan sekadar berkumpul, tapi menjadi pengingat bagi kami untuk terus memperbaiki diri, baik dalam ibadah maupun dalam sikap sehari-hari. Nilai-nilai yang disampaikan sangat relevan untuk diterapkan,” ujarnya.

Ia juga menilai, pembinaan yang dilakukan Andalus Group melalui kegiatan seperti ini menjadi nilai lebih, karena tidak hanya berfokus pada perjalanan ibadah, tetapi juga membentuk karakter jemaah. 

(Galih Lintartika/TribunJatimTimur.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.