Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sinca Ari Pangistu
TRIBUNJATIM.COM, BONDOWOSO - Dugaan penipuan yang mengatasnamakan pimpinan daerah Kabupaten Bondowoso marak terjadi sejak bulan Ramadan hingga saat ini.
Modus penipuan ini sebenarnya bukan cara baru.
Baca juga: Baru 52 Desa di Bondowoso Cairkan DD hingga Akhir Maret 2026, Terkendala Syarat Administrasi
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bondowoso, Dwi Wahyudi, menyebutkan bahwa modusnya yaitu menggunakan nomor WhatsApp baru.
Namun, nomor tersebut memasang foto profil pimpinan daerah.
Para pelaku kemudian menghubungi nomor tertentu dan meminta sejumlah uang, baik dengan modus sumbangan maupun berpura-pura hendak meminjam uang.
"Modusnya memang sama, pura-pura pinjam uang atau minta sumbangan begitu," jelasnya saat dikonfirmasi pada Minggu (29/3/2026).
Ia menyebutkan, pada saat Ramadan lalu, foto Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Kepala BSBK, serta Kalaksa BPBD Bondowoso, sempat dicatut.
Kemudian, sejak masa Lebaran hingga saat ini, giliran foto Ketua DPRD Bondowoso, Sekretaris Daerah, dan Wakil Bupati, yang digunakan untuk penipuan bermodus WhatsApp tersebut.
"Pak Sekda, Ketua DPRD, dan terakhir Pak Wabup," ungkapnya.
Ia memastikan, hingga saat ini belum ada laporan korban yang mentransfer uang akibat penipuan ini ke dinasnya.
Pihak Diskominfo pun telah bertindak cepat dengan menyebarkan informasi permohonan bantuan hoaks serta melapor ke BSSN (Badan Siber dan Sandi Negara) di pemerintah pusat.
"Termasuk nomor yang bersangkutan sudah kami laporkan," ujarnya.
Meski modus seperti ini sudah lama terjadi, masyarakat diminta untuk tetap waspada dan tidak mudah percaya.
"Jika ada hal seperti itu, masyarakat diminta untuk melapor ke kami atau melakukan konfirmasi terlebih dahulu," pungkasnya.