SPBU di Aceh Singkil Lengang, Harga BBM Normal 
Mursal Ismail March 29, 2026 04:38 PM

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Dede Rosadi I Aceh Singkil 

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Tidak ada antrean di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang ada di Kabupaten Aceh Singkil, Minggu (29/3/2026).

Kendaraan bisa mengisi bahan bakar minyak (BBM) dalam hitungan menit. 

Keadaan itu normal seperti hari-hari biasanya.

Salah satunya terpantau di SPBU Pulo Sarok,  yang ada di Singkil, ibu kota Kabupaten Aceh Singkil. 

"Tidak ada antre, normal," kata Jeki warga Singkil, yang baru saja membeli BBM jenis Pertalite.

Terpisah pihak Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) mengatakan bahwa sejauh ini belum ada kenaikan harga BBM.

Baca juga: Forbes DPR-DPD RI Kecam Pengeroyokan Warga Aceh di Polda Metro Jaya

"Belum ada kenaikan, kita masih ikut regulasi harga dari pemerintah," kata Zaki, Tim Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut.

Sebelumnya Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) juga pastikan stok bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Aceh Singkil, aman.

Dalam pernyataan resmi perusahaan yang diterima Serambinews.com dari Zaki, Tim Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menyebutkan selain memastikan ketersediaan aman, pihaknya juga memastikan distribusi serta penyaluran BBM berjalan lancar. 

Disebutkan berdasarkan pemantauan di SPBU 14.237.421, SPBU 14.237.447, dan SPBU 14.237.449, antrean kendaraan terjadi saat mobil tangki yang membawa pasokan BBM tiba di SPBU untuk melakukan proses pembongkaran.

Pada saat itu masyarakat yang telah menunggu langsung melakukan antrean untuk pengisian BBM jenis Pertalite dan Biosolar.

Selama proses pembongkaran BBM berlangsung, pelayanan untuk produk BBM lainnya, seperti Pertamax dan Dexlite tetap tersedia dan dapat dilayani oleh SPBU. 

Baca juga: Konflik di Timur Tengah Tak Ganggu Persiapan Haji, Jemaah Indonesia Mulai Berangkat 22 April

Setelah proses pembongkaran dari mobil tangki selesai dilakukan, penyaluran BBM di SPBU kembali berjalan normal dan masyarakat dapat melakukan pengisian BBM seperti biasa.

Dalam menjaga kelancaran pelayanan kepada masyarakat, Pertamina terus menjalin koordinasi dengan lembaga penyalur serta Fuel Terminal guna memastikan distribusi BBM ke SPBU berjalan lancar. 

Pertamina juga melakukan pemantauan dan pengawasan secara intensif terhadap penyaluran BBM di SPBU sebagai lembaga penyalur resmi guna memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan sesuai ketentuan.

Adapun untuk penjualan BBM di tingkat pedagang eceran, pengaturan dan pelaksanaannya berada di luar kewenangan Pertamina. 

Pertamina berfokus pada pengawasan distribusi dan penyaluran BBM melalui SPBU sebagai lembaga penyalur resmi.

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut imbau masyarakat untuk melakukan pembelian BBM sesuai kebutuhan agar proses distribusi dapat berlangsung tertib serta kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.

Baca juga: Demo Meluas di AS, 8 Juta Orang Turun ke Jalan Menentang Kebijakan Trump

Informasi mengenai seluruh layanan dan produk Pertamina dapat diakses melalui website mypertamina.id, media sosial @pertamina_sumbagut dan @mypertamina, atau dengan menghubungi Pertamina Contact Center (PCC) 135 untuk informasi lebih lanjut.

Berdasarkan data Serambinews.com di Kabupaten Aceh Singkil, terdapat tujuh SPBU. 

Masing-masing di Kecamatan Pulau Banyak, Singkil, Singkil Utara, Gunung Meriah, Simpang Kanan, Singkohor dan Kecamatan Danau Paris.

SPBU di Danau Paris, baru saja diresmikan operasionalnya, Jumat (27/3/2026). 

SPBU tersebut termasuk dalam wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) Kabupaten Aceh Singkil.

Beroperasi SPBU tersebut menjadi tonggak penting dalam upaya pemerataan akses energi, khususnya bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi bagi masyarakat. 

Sehingga masyarakat Danau Paris yang berada di perbatasan Aceh dengan Sumatera Utara, tak perlu jauh lagi beli jauh ke Kecamatan Simpang Kanan.

Lesdin Tumangger tokoh masyarakat setempat mengatakan kehadiran SPBU tersebut telah lama menjadi dambaan masyarakat Danau Paris. 

"Dengan beroperasinya SPBU ini, masyarakat kini dapat memperoleh BBM bersubsidi secara lebih mudah tanpa harus menempuh jarak yang jauh seperti sebelumnya," kata Lesdin.

Sementara itu Bupati Aceh Singkil Safriadi menyampaikan apresiasi kepada pihak Pertamina Patra Niaga atas komitmen dan dukungannya menghadirkan layanan energi hingga ke wilayah 3T. 

Menurutnya kehadiran SPBU Kompak 3T ini tidak hanya mempermudah akses BBM, tetapi mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di Kecamatan Danau Paris dan Kabupaten Aceh Singkil secara keseluruhan.

“Tersedianya akses BBM yang lebih dekat dan terjangkau, kita berharap aktivitas ekonomi masyarakat semakin meningkat, sektor usaha kecil berkembang, dan mobilitas distribusi barang menjadi lebih lancar,” kata Safriadi. (*)



© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.