Libur Lebaran 2026, Kunjungan Wisata Trenggalek Melonjak Signifikan
faridmukarrom March 29, 2026 04:50 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM |TRENGGALEK -  Kunjungan wisatawan ke sejumlah destinasi di Kabupaten Trenggalek selama libur Idul Fitri 2026 mengalami lonjakan signifikan dibandingkan hari biasa.

Peningkatan ini terlihat merata, terutama di kawasan pantai di Kecamatan Watulimo dan Kecamatan Panggul.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Trenggalek, Tony Widianto, menyebut dua destinasi unggulan di Watulimo masih menjadi favorit wisatawan, yakni Pantai Mutiara Trenggalek dan Pantai Karanggongso Pasir Putih.

"Jumlah kunjungan tertinggi selama periode libur mencapai sekitar 4.000 hingga 4.200 pengunjung per hari di Pantai Mutiara. Sedangkan Pantai Pasir Putih Karanggongso berada di kisaran 3.200 pengunjung per hari. Angka ini hampir sama dengan rata-rata kunjungan pada hari Minggu biasa, dengan peningkatan sekitar 10 persen," jelas Tony, Minggu (29/3/2026).

Pantai Panggul Ikut Ramai

Selain Watulimo, lonjakan wisatawan juga terjadi di Kecamatan Panggul. Salah satunya di Pantai Kili-Kili yang mencatat 922 pengunjung pada hari keempat Lebaran, jauh di atas rata-rata akhir pekan yang hanya sekitar 200 orang.

Tony menyebut daya tarik tambahan seperti wahana permainan anak menjadi salah satu faktor meningkatnya minat wisata keluarga.

Fenomena serupa terjadi di Pantai Pelang yang mencatat sekitar 1.900 wisatawan dalam sehari.

"Kalau dibandingkan libur Tahun Baru lalu, kunjungan di Pantai Pelang naik sekitar 30 persen. Bahkan jika dibandingkan Lebaran 2025, peningkatannya hampir 100 persen," ungkapnya.

Padahal, pada hari biasa jumlah kunjungan di Pantai Pelang hanya berkisar 300 hingga 500 orang per hari.

Infrastruktur Jadi Faktor Kunci

Tony menilai peningkatan kunjungan tidak lepas dari perbaikan akses jalan menuju lokasi wisata. Kondisi infrastruktur yang lebih baik membuat wisatawan lebih mudah menjangkau destinasi.

"Dulu jalannya masih becek dan sering terkendala hujan. Sekarang sudah ada perbaikan dan perkerasan jalan, sehingga akses menuju lokasi wisata menjadi lebih mudah," ujarnya.

Selain faktor infrastruktur, lonjakan wisata juga dipicu banyaknya pemudik yang pulang ke wilayah barat Trenggalek dan memanfaatkan waktu bersama keluarga untuk berwisata.

(tribunmataraman.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.