TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Arus balik Lebaran 2026 mendorong peningkatan signifikan trafik kendaraan di sejumlah ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), termasuk Tol Padang–Sicincin yang mengalami lonjakan lebih dari dua kali lipat dibandingkan kondisi normal.
Berdasarkan data PT Hutama Karya (Persero) pada 28 Maret 2026, sebanyak 6.676 kendaraan tercatat melintasi Tol Padang–Sicincin.
Angka ini meningkat 101,21 persen dibandingkan trafik normal, menandakan tingginya mobilitas masyarakat di Sumatera Barat pada periode arus balik.
Peningkatan tersebut sejalan dengan tren nasional di ruas JTTS. Secara kumulatif, total trafik harian pada ruas tol yang telah beroperasi mencapai 213.826 kendaraan atau meningkat 100,18 persen dibandingkan kondisi normal.
Baca juga: Tol Padang–Sicincin Terapkan Rekayasa Lalu Lintas Pemasangan Girder Interchange Lubuk Alung
Lonjakan trafik juga terjadi di sejumlah ruas utama lainnya. Tol Palembang–Indralaya–Prabumulih mencatat 30.424 kendaraan atau naik 117,07 persen, sementara Tol Terbanggi Besar–Kayu Agung dilintasi 26.512 kendaraan atau meningkat 95,75 persen.
Di wilayah Sumatera bagian tengah, Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar mengalami peningkatan signifikan hingga 171,23 persen dengan total 16.637 kendaraan.
Sementara Tol Pekanbaru–Dumai dilalui 22.890 kendaraan atau naik 42,95 persen.
Ruas tol di Sumatera Utara juga menunjukkan tren serupa. Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat mencatat trafik tertinggi dengan 44.204 kendaraan atau meningkat 117,48 persen.
Disusul Tol Indrapura–Kisaran sebanyak 19.131 kendaraan atau naik 86,03 persen, serta Tol Binjai–Langsa yang dilintasi 17.765 kendaraan atau meningkat 85,73 persen.
Peningkatan paling tajam tercatat di Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 2–6 dengan 13.640 kendaraan atau melonjak hingga 311,71 persen dibandingkan trafik normal.
Sementara itu, pada ruas tol yang dioperasikan secara fungsional selama periode arus balik Lebaran, juga tercatat pergerakan kendaraan yang cukup tinggi. Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1 (Seulimeum–Padang Tiji) mencatat 5.402 kendaraan, sedangkan Tol Palembang–Betung (Kramasan–Pangkalan Balai) dilintasi 6.825 kendaraan.
PT Hutama Karya menyebutkan, peningkatan trafik ini dipengaruhi oleh tingginya mobilitas masyarakat yang kembali ke kota asal setelah merayakan Idulfitri di kampung halaman.
Baca juga: Hutama Karya Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Tol Padang–Sicincin KM 18+998
Untuk itu, Hutama Karya terus melakukan pemantauan secara berkala serta memastikan kesiapan petugas dan sarana pendukung di seluruh ruas JTTS guna menjaga kelancaran dan keselamatan pengguna jalan.
Pengguna jalan tol juga diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan baik, mematuhi rambu lalu lintas dan batas kecepatan, menjaga jarak aman, serta memastikan kondisi kendaraan dan fisik pengemudi dalam keadaan prima.
Selain itu, pengendara diharapkan memanfaatkan rest area untuk beristirahat apabila merasa lelah atau mengantuk guna menghindari risiko kecelakaan.
Hutama Karya menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik selama periode arus balik Lebaran 2026 melalui kesiapan operasional, koordinasi lintas sektor, serta penyediaan informasi lalu lintas secara real-time kepada masyarakat.