Laporan Wartawan Tribunjatim.com, Pramita Kusumaningrum
TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Seleksi Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo sudah 3 besar.
Panitia Seleksi (Pansel) Jawa Timur mengumumkan hasil 3 besar yang tertuang di pengumuman nomor : 13/PANSEL/ KAB-PO/ 2026 tentang hasil akhir seleksi terbuka pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama sekretaris daerah kabupaten Ponorogo tahun 2026,
Dikutip melalui laman resmi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia ( BKPSDM) Ponorogo, ada tiga besar calon Sekda Ponorogo.
Tiga nama itu sesuai abjad Agus Sugiarto (Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Asisten Daerah dan Plt Sekda Ponorogo)
Baca juga: Pesona Cappadocia di Bumi Reog: Festival Balon Udara Ponorogo 2026 Hipnotis Ribuan Warga Ponorogo
Henry Indrawardhana (Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana) dan Masun (Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah),
Sementara Imam Bashori (Inspektorat) yang sebelumnya masuk dalam 4 besar tidak lolos dalam fase uji gagasan dan wawancara.
“Tiga besar tergantung pilihan Plt Bupati Ponorogo. Kalau itu hak Plt Bupati Ponorogo untuk memilih,” ungkap Sekretaris BKPSDM Ponorogo, Suko Widodo, Minggu (29/3/2026).
Dia menjelaskan 3 besar nama lolos seleksi Sekda sudah diumumkan pada Selasa (24/3/2026). Dan rekomendasi BKN sudah turun kemudian diumumkan.
“Sesuai abjad ya, Pak Agus, Pak Henry dan Pak Masun. Itu rekomendasi dari Pansel. Siapa yang dilantik ya ditangan Plt Bupati Ponorogo,” terangnya.
Menurutnya, pada prinsipnya 3 nama yang diumumkan layak untuk menjadi Sekda Ponorogo.
Untuk pengumuman siapa terpilih semua tergantung Plt Bupati Ponorogo, Bunda Lisdyarita.
“Semakin cepat semakin bagus. Karena posisi Sekda Ponorogo sangat krusial untuk menyusun eselon 2 yang banyak kosong,” paparnya.
Baca juga: Gubernur Jatim Khofifah Sidak di Pasar Legi Ponorogo, Minyakita dan Beras Dijual di Bawah HET
Profil 3 besar Sekda Ponorogo
1. DR Agus Sugiarto M.Si
Agus Sugiharto merupakan lulusan Akademi Pemerintah Dalam Negeri (APDN) Malang. Sapaan Agus Sugiharto adalah Ugin.
Pertama memasuki dunia kerja,tahun 1988 lalu. Agus Sugiarto dikenal sebagai salah satu pejabat senior di lingkungan Pemkab Ponorogo yang memiliki latar belakang pendidikan yang kuat hingga jenjang doktoral (S3). Dia sering terlibat dalam proses perencanaan dan pengelolaan keuangan daerah.
Agus Sugiarto lama di BPPKAD sebagai staff. Kemudian mengikuti lelang jabatan sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Ponorogo saat jaman Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni.
Kemudian Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora). Lalu ke Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperinda)
Terakhir menjabat sebagai Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Ponorogo.
Ugin ditunjuk sebagai Plh Sekda Ponorogo. Penunjukan Ugin berdasarkan surat tugas dari Plt Bupati Ponorogo nomor 800/ARH/1164.1/405.25/2025 Tentang Penunjukan Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Kabupaten Ponorogo.
Dilihat dari gelar yang dipunyai, Agus merupakan Doktor. Artinya Agus telah menempuh S3.
2. Henry Indra Wardhana SE M.Si
Henry Indra Wardhana merupakan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana. Henry diketahui merupakan lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Jember (Unej)
Henry merupakan birokrat ulung. Pertama berkiprah sebagai PNS Pemkab Ponorogo juga di Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.
Dia menjadi eselon 2 pertama sebagai Asisten 2 Setda Pemkab Ponorogo. Kemudian pada 2021, Henry dipercaya oleh Eks Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPKP).
Hanya saja, karir Henry tak panjang. Tahun 2022 dipindah sebagai Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo. Kemudian digeser menjadi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana hingga saat ini.
3. Masun SPt. MP. MA. M.Ec.Dev.
Diketahui Masun adalah Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Dilihat gelarnya, Masun merupakan lulusan sarjana Peternakan (SPt). Diketahui Masun merupakan lulusan Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya (Unibraw) Malang,
Kemudian Masun melanjutkan pendidikan S2 di Universitas Gajah Mada (UGM) Magister Pertanian dan Ekonomi Pembangunan. Untuk gelar M.Ec.Dev. didapatkan Masun dari International of University of Japan
Masun pernah menjadi kabid di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Harjono Ponorogo.
Kemudian pindah ke Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dipertahankan) sebagai Sekretaris.
Lalu ikut lelang eselon 2 tahun 2021. Masun bisa menyisihkan saingannya dan menjadi Kepala Dipertahankan Ponorogo. Kemudian dipindah ke BPBD Ponorogo pada November 2024 hingga saat ini