Laporan jurnalis TribunBekasi.com, Rendy Rutama Putra
TRIBUNBEKASI.COM, SERANG BARU - Polisi membawa Freezer kios ayam geprek di Serang Baru, Bekasi yang ditemukan mayat di dalamnya.
Penampakan Freezer tersebut pun sempat mencuri perhatian warga di Perumahan Mega Regency, Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi lantaran bukan menyimpan makanan beku melainkan sesosok mayat.
Minggu (29/3/2026), Tim Identifikasi Polda Metro Jaya mendatangi lokasi guna melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Pantauan di lokasi, usai mendatangi TKP, Tim Identifikasi Polda Metro Jaya membawa sejumlah sarung tangan silikon dan freezer.
Nampak Freezer tersebut tampak tidak ada bedanya dengan Freezer untuk makanan beku pada umumnya.
Namun ternyata Freezer itu menjadi saksi bisu dari dugaan pembunuhan di kios ayam geprek Bekasi.
Tim Identifikasi tiba di lokasi sekira pukul 13.30 WIB.
Terdapat empat personel dari Tim Identifikasi yang mendatangi lokasi.
Ketika melakukan olah TKP, para personel nampak kompak mengenakan sarung tangan berwarna biru.
Selama proses olah TKP berlangsung, Tim Identifikasi juga didampingi jajaran Polres Metro Bekasi Kota.
Diketahui sebelumnya, penemuan jenazah itu sontak menggegerkan warga sekitar.
Warga setempat, Ali, mengatakan, jenazah yang ditemukan pada Sabtu (28/3/2026) diketahui merupakan pegawai di kios tersebut.
“Saya tahu sudah ramai sekitar pukul 13.00 WIB. Polisi kemudian membawa jenazah menggunakan kantong mayat,” kata Ali, dikutip Minggu (29/3/2026).
Baca juga: Polda Metro Jaya Diterjunkan untuk Olah TKP Temuan Mayat di Freezer Kios Ayam Geprek
Ali menjelaskan, semasa hidupnya, yang bersangkutan dikenal dengan panggilan Pak Bedul.
Hanya saja identitas lengkapnya belum diketahui, namun diperkirakan berusia sekira 45 tahun dan dikenal ramah serta mudah bergaul.
“Orangnya baik, sering berbincang dengan warga dan pedagang lain,” jelasnya.
Sementara warga lainnya, Elin, menuturkan, terakhir kali, ia melihat korban pada malam takbiran menjelang Idul Fitri.
Saat itu, korban masih beraktivitas seperti biasa di depan kios.
“Terakhir saya lihat malam takbiran, masih di depan kios,” singkat Elin.
Sabtu malam sekira pukul 22.30 WIB, petugas kepolisian sudah mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serra mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.
Selanjutnya jenazah korban telah dibawa ke Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan penyebab kematian.