TRIBUNNEWS.COM, INDIA - Pengecekan saldo ATM yang biasanya berlangsung rutin berubah menjadi kejadian tak terduga di distrik Mainpuri, Uttar Pradesh, India.
Seorang perempuan mendapati uang belasan miliar rupiah tiba-tiba masuk ke rekening banknya.
Perempuan tersebut diketahui memiliki rekening di salah satu cabang Bank of India.
Menurut keterangan keluarga, saldo sebesar 99949586,28 rupee atau sekitar Rp17,8 miliar muncul secara mendadak tanpa adanya transaksi yang mereka ketahui.
Putranya, Arun Kumar, mengatakan awalnya ia hanya berniat membuat PIN baru sekaligus mengecek saldo di mesin ATM namun angka yang muncul di layar jauh di luar dugaan.
“Saya cek saldo dan jumlahnya sangat tinggi, sekitar Rs9 crore. Kami tidak tahu itu uang siapa,” ujarnya seperti dikutip Tribunnews.com dari India Today, Minggu (29/3/2026).
Kejadian tersebut langsung membuat keluarga panik sekaligus bingung.
Baca juga: Kronologi Rekening Bank Nasabah di Medan Dibobol Scammer, Saldo Rp 2 Miliar Raib
Arun menyebut mereka tidak berani mengambil tindakan apa pun terhadap dana tersebut dan memilih menunggu klarifikasi dari pihak bank.
Ia memastikan keluarga akan segera mendatangi bank begitu layanan kembali buka.
Sementara itu, perempuan bernama Sita tersebut mengaku sama sekali tidak mengetahui asal-usul dana yang tiba-tiba masuk ke rekeningnya.
Ia menegaskan tidak memiliki klaim atas uang tersebut.
“Kami tidak tahu bagaimana uang ini bisa masuk. Siapa pun pemiliknya, silakan ambil kembali,” katanya.
Hal senada juga disampaikan sang suami, Farzan.
Ia menegaskan bahwa keluarganya yang selama ini menggantungkan hidup dari sektor pertanian tidak memiliki hak atas dana tersebut.
“Kalau bank sudah buka, kami akan ke sana dan mengembalikan uangnya,” ujarnya.
Kejadian ini semakin menjadi sorotan setelah video saat pengecekan saldo ATM beredar luas di media sosial dan viral.
Banyak warganet mempertanyakan bagaimana jumlah dana sebesar itu bisa muncul secara tiba-tiba dalam rekening nasabah.
Menanggapi hal tersebut, pihak Bank of India cabang Sultanganj menyebut kejadian tersebut kemungkinan besar disebabkan oleh kesalahan teknis dalam sistem perbankan.
Manajer cabang menjelaskan bahwa perempuan tersebut memiliki rekening pinjaman (loan account), sehingga ada kemungkinan terjadi kekeliruan pencatatan atau tampilan saldo.
Ia menambahkan, persoalan ini seharusnya dapat segera diselesaikan apabila nasabah datang langsung ke bank untuk klarifikasi.
Insiden ini pun memicu perdebatan lebih luas mengenai akurasi dan keamanan sistem perbankan, terutama terkait transparansi data nasabah.
Pihak berwenang diperkirakan akan segera melakukan verifikasi untuk memastikan sumber kesalahan dan mengembalikan kondisi rekening seperti semula.
Di sisi lain, sikap keluarga yang memilih tidak memanfaatkan dana tersebut justru menuai apresiasi dari publik, karena dinilai menunjukkan kejujuran di tengah situasi yang tidak biasa. (India Today)