Breaking News : Atap Kelas SMKN 1 Ampelgading Malang Ambruk, Konstruksi Rangka Atap Disorot
Dyan Rekohadi March 29, 2026 05:49 PM

 

Laporan : Lu'lu'ul Isnainiyah

SURYA.CO.ID, MALANG - Kejadian atap sekolah ambruk terjadi di Kabupaten Malang, Minggu (29/3/2026) dini hari.

Atap ruang kelas di SMK Negeri 1 Ampelgading di Desa Tirtomarto, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang tiba-tiba ambruk .

Beruntung peristiwa ini terjadi tidak di saat proses belajar mengajar berlangsung.

Baca juga: Sehari Sudah 32 Ribu Kendaraan Masuk Kabupaten Malang di Lebaran 2026, Kawasan Wisata Mulai Ramai

 

Penjaga Sekolah jadi Saksi

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono mengatakan peristiwa ini terjadi sekira pukul 01.00 WIB dini hari.

Peristiwa ini bermula dari hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Ampelgading sejak Sabtu (28/3/2026).

"Awalnya pejaga sekolah melihat genteng jatuh satu persatu dan selang beberapa waktu kemudian tiba-tiba genteng ambruk secara cepat," kata Sadono, Minggu (29/3/2026).

Selanjutnya kejadian ini dilaporkan ke BPBD Kabupaten Malang sekira pukul 12.10 WIB.

Usai menerima laporan, petugas BPBD Kabupaten melakukan assessmen dan berkoordinasi dengan pihak terkait.

"Saat ini masih dilakukan pembersihan, pihak sekolah telah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk dilakukan pendataan dan perbaikan," sambungnya. 

Baca juga: Atap Sekolah SD di Lumajang Runtuh, Kadindik : Sudah Dilaporkan Agar Diperbaiki Tahun 2023

Konstruksi Rangka Atap Disorot


Terpisah, Kepala Desa Tirtomarto, Joni Suhariyanto menambahkan pihak desa telah mendatangi lokasi kejadian.

Ia menyebutkan, ada tiga ruang kelas yang atapnya ambruk. 

"Ada tiga ruang kelas yang atapnya rubuh akibat hujan selama dua hari dengan intesitas ringan hingga deras di Desa Tirtomarto," imbuh Joni saat dikonfirmasi. 

Ia menyebutkan kerusakan terjadi pada atap, plafon, jendela, lemari, meja, dan kursi.

Total kerugian atas kejadian ini ditaksir mencapai Rp 200 juta. 


Selain akibat faktor cuaca, ambruknya atap ruang kelas SMK N 1 Ampelgading juga disebabkan oleh kondisi konstruksi atap galvalum yang tidak kuat menopang genteng.

"Konstruksi atap galvalum untuk jarak antara usuk yang menopang genteng terlalu lebar dengan jarak kurang lebih 1 meter, sehingga tidak kuat menopang beban genteng," tukasnya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.