Dua Sepeda Motor dan Pegawai Hilang Usai Ditemukan Mayat Dalam Freezer Kios Ayam Geprek
Desy Selviany March 29, 2026 05:50 PM

Laporan jurnalis TribunBekasi.com, Rendy Rutama Putra


TRIBUNBEKASI.COM, SERANG BARU - Fakta terbaru datang dari perkara seorang pria yang ditemukan tewas di freezer sebuah kios ayam geprek Perumahan Mega Regency, Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi.

Pemilik usaha, AL, mengatakan, fakta itu terkait sejumlah barang operasional kios yang raib usai dirinya menemukan jenazah di freezer.

"Motor operasional hilang, jumlahnya ada dua," kata AL di lokasi kejadian, Minggu (29/3/2026)

Namun AL menjelaskan belum mengetahui secara pasti apakah dua sepeda motor itu raib dicuri atau dibawa sejumlah karyawannya.

Sebab, para karyawannya yang berjumlah dua orang tidak dapat dihubungi serta belum diketahui keberadaanya sejak Jumat (27/3/2026) hingga kini.

"Karyawan saya dua, laki-laki usia 28 tahun dan 24 tahun, tapi motor tidak di kios itu saya tidak tahu dimana, karyawan juga tidak bisa ditelfon, dichat whatsapp ceklis satu juga," jelasnya.

AL menuturkan kalau ia juga tidak dapat memastikan apakah ada kaitannya antara hilang sepeda motor dengan perkara ditemukannya jenazah yang merupakan petugas keamanan sekaligus pegawai lepas di ruko tersebut.

"Saya tidak bisa menduga atau menyimpulkan juga ada kaitan atau tidak antara sepeda motor hilang dan penemuan jenazah, saya serahkan ke polisi aja," tuturnya.

Minggu (29/3/2026), Tim Identifikasi Polda Metro Jaya mendatangi lokasi guna melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Pantauan di lokasi, usai mendatangi TKP, Tim Identifikasi Polda Metro Jaya membawa sejumlah sarung tangan silikon dan freezer.

Baca juga: Penampakan Freezer Ayam Geprek yang Berisi Jasad Manusia di Bekasi

Sebelumnya, Tim Identifikasi tiba di lokasi sekira pukul 13.30 WIB.

Terdapat empat personel dari Tim Identifikasi yang mendatangi lokasi.

Ketika melakukan olah TKP, para personel nampak kompak mengenakan sarung tangan berwarna biru.

Selama proses olah TKP berlangsung, Tim Identifikasi juga didampingi jajaran Polres Metro Bekasi Kota.

Diketahui sebelumnya, penemuan jenazah itu sontak menggegerkan warga sekitar.

Warga setempat, Ali, mengatakan, jenazah yang ditemukan pada Sabtu (28/3/2026).

“Saya tahu sudah ramai sekitar pukul 13.00 WIB. Polisi kemudian membawa jenazah menggunakan kantong mayat,” kata Ali, dikutip Minggu (29/3/2026).

Ali menjelaskan, semasa hidupnya, yang bersangkutan dikenal dengan panggilan Pak Bedul. 

Hanya saja identitas lengkapnya belum diketahui, namun diperkirakan berusia sekira 45 tahun dan dikenal ramah serta mudah bergaul.

“Orangnya baik, sering berbincang dengan warga dan pedagang lain,” jelasnya.

Sementara warga lainnya, Elin, menuturkan, terakhir kali, ia melihat korban pada malam takbiran menjelang Idul Fitri. 

Saat itu, korban masih beraktivitas seperti biasa di depan kios.

“Terakhir saya lihat malam takbiran, masih di depan kios,” singkat Elin.

Sabtu malam sekira pukul 22.30 WIB, petugas kepolisian sudah mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serra mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

Selanjutnya jenazah korban telah dibawa ke Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan penyebab kematian.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.