TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Polres Tasikmalaya Kota belum memberlakukan one way, meskipun sejak pagi hingga sore sempat terjadi antrean kendaraan dari simpang Sukamantri sampai Pamoyanan, Minggu (29/3/2026).
Salah satu upaya yang dilakukan selain one way, Satlantas Polres Tasikmalaya Kota melakukan penarikan kendaraan dari Gentong bawah ke gentong atas supaya tidak ada penumpukan di beberapa titik.
Adapun titik yang kerap mengalami penumpukan yakni di Simpang Pamoyanan, Sukamantri dan Panyusuhan, ketiganya sering terjadi penumpukan karena adanya pertemuan kendaraan milik warga sekitar yang keluar masuk.
"Kalau di jalur Gentong memang ada tiga simpul yang menjadi perhatian, yakni Pamoyanan, Sukamantri, dan ketiga panyusuhan dan ditambah battle nek di lingkar letter U gentong," kata Kasat Lantas Polres Tasikmalaya Kota AKP Riki Kustiawan dikonfirmasi Tribun Jabar di Pos Pelayanan di Masjid Nurul Iman Tasikmalaya.
AKP Riki menegaskan, pihaknya belum memberlakukan one way atas maupun kebawah, meskipun adanya peningkatan arus lalu lintas.
"Belum ada one way, cuma penarikan pagar betis supaya menguras kendaraan dari dua arah selama 30 menit," tuturnya.
Baca juga: Beda Jauh dengan Pekan Lalu! Lembang Sepi Sore Ini, Kapolres Cimahi Sebut Arus Lalu Lintas Lengang
Selain itu, tim gabungan Ops Ketupat Lodaya 2026 belum dibubarkan dan masih melakukan pengamanan di jalur Gentong Tasikmalaya.
"Masih bertahan petugas gabungan sampai malam ini pukul 24.00 WIB," pungkasnya.
Ia menambahkan, saat ini volume kendaraan di dominasi roda dua baik dari arah Barat maupun Timur.
"Hari ini bisa terpantau kebanyak roda dua mendominasi, sedangkan roda empat kebanyakan yang melintas usai berwisata," kata AKP Riki. (*)