SURYA.CO.ID, MOJOKERTO - Keluarga korban kecelakaan odong-odong di Jalan Raya Desa Jatidukuh, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, (Jatim) mulai angkat bicara.
Suami salah satu korban menceritakan, istrinya sempat pamit pergi bersama rombongan rekan kerja sebelum peristiwa kecelakaan itu terjadi.
Saat ini, sang istri masih menjalani perawatan intensif di RSUD Sumberglagah, Pacet.
"Katanya, ada acara Halalbihalal. Saya kurang tahu lokasinya di mana karena pas kejadian saya masih kerja. Tiba-tiba dapat kabar sudah terjadi kecelakaan di Gondang," ujar pria yang menolak identitasnya dipublish saat dijumpai di RSUD Sumberglagah, Pacet, Minggu (29/3/2026).
Menurutnya, sang istri mengalami luka patah pada Clavikula atau tulang selangka bagian kanan, pergelangan tangan kiri dan luka robek di bawah mata kanan.
Apabila kondisi korban terus stabil, maka akan dilakukan tindakan operasi patah tulang, pada Senin (30/3/2026).
"Kemungkinan operasinya besok, menunggu kondisinya normal dulu stabil karena masih lemas. Sudan dipindah dari IGD, sekarang di ruang perawatan," jelasnya.
Baca juga: Update Korban Kecelakaan Odong-odong di Mojokerto, 1 Meninggal, 1 Korban Jalani Perawatan
Dokter Jaga IGD RSUD Sumber Glagah, M Atiq Kurniawan (32) mengkonfirmasi dari 10 korban kecelakaan odong-odong masih tersisa satu orang yang kini masih dirawat intensif yaitu, pasien inisial D (34) warga Cepoko, Dlanggu.
Korban mengalami luka patah pergelangan tangan kiri, Clavikula atau tulang selangka (Kanan) dan luka robek di bawah mata kanan.
"Untuk korban luka yang dirawat di rumah sakit ini masih tersisa 1 orang, yaitu mengalami cedera kepala ringan, patah tulang Clavikula dan pergelangan tangan," pungkasnya.
Baca juga: Kronologi Odong-odong Angkut 21 Penumpang Terbalik di Gondang, 1 Orang Meninggal
1.SU (52) pria warga Genengan Dlanggu
2. MDI (7) laki-laki warga asal Dlanggu
3. MU (30) perempuan asal Dlanggu
4. ASM (59) laki-laki warga Sambiroto, Puri
5. NRL (59) laki-laki, Sambiroto, Puri
6. VLA (8)
7. UKH (46) Sambiroto, Puri
8. SRY (53) laki-laki asal Sumbergirang, Puri (Driver)
9. MLK (53) laki-laki asal Desa Mlaten, Puri
10. DKA (34) perempuan asal Cepoko, Dlanggu (Dirawat). (don)