TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Besok, Senin (30/3/2026, siswa-siswi akan kembali masuk sekolah setelah libur panjang dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1447 hijriah.
Pelajar aktif ke sekolah usai libur lebaran selama dua pekan. Seluruh pelajar mulai dari Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) kembali melaksanakan proses belajar mengajar seperti biasa, seperti sebelum bulan puasa.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pelalawan mewanti-wanti pihak sekolah pada hari pertama bersekolah ini, agar patuh pada edaran yang diterbitkan pada bulan puasa lalu.
"Kami minta seluruh sekolah kembali aktif mulai besok sesuai jadwal pada edaran. Para Kepsek, guru, maupun tenaga pendidik lainnya melaksanakan tugas seperti biasa," ungkap Pelaksana tugas (Plt) Kepala Disdikbud Pelalawan, Leo Nardo kepada tribunpekanbaru.com, Minggu (29/3/2026).
Disdikbud Pelalawan memberikan toleransi pada hari perdana sekolah, siswa-siswi belum aktif belajar. Sebab dalam membersihkan ruangan kelas dan lingkungan sekolah dibutuhkan waktu untuk bergotong royong.
Di samping itu, pihak sekolah menggelar halal bihalal sesama guru maupun dengan siswa, sebagai ajang bersilaturami serta saling bermaaf-maafan. Sehingga proses belajar mengajar belum sepenuhnya bisa dijalankan.
"Untuk hari kedua, harus sudah berjalan normal dan kegiatan belajar mengajar aktif seperti biasa," tambah Leo Nardo.
Ia mengingatkan para guru maupun Kepsek agar mengutamakan kepentingan belajar siswa dibandingkan kegiatan lain, meskipun masih suasana lebaran. Kegiatan halal bihalal maupun open house diimbau digelar di luar jam belajar siswa atau setelah pulang sekolah.
"Kumpul-kumpul dalam rangka halal bihalal atau open house guru-guru jangan sampai menganggu jam belajar peserta didik kita. Silahkan saja, tetapi setelah pelajaran tuntas dulu semua," tegasnya.
Pihaknya akan memantau pelaksanaan belajar mengajar di sekolah-sekolah setelah libur panjang lebaran ini. Bagi Kepsek atau guru yang memperpanjang liburnya tanpa keterangan yang jelas akan ditindak Disdikbud Pelalawan.
(Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)