WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menegaskan pentingnya menjaga fokus dan kerendahan hati setelah kemenangan meyakinkan 4-0 atas Saint Kitts & Nevis.
John Herdman menyebut kemenangan tersebut membawa energi tambahan bagi Jay Idzes cs.
Ia memastikan tim tetap bekerja keras dalam persiapan menghadapi laga berikutnya melawan Bulgaria.
"Kemenangan memberi energi positif bagi tim dan suporter, para pemain percaya diri, tapi kami tetap rendah hati dan fokus bekerja," kata John Herdman di Stadion Madya, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (29/3/2026).
Baca juga: Sisi Lain John Herdman di Luar Lapangan, Disebut Pintar Ambil Hati Pemain Timnas Indonesia
Pelatih asal Inggris itu mengatakan, para pemain sempat mendapatkan waktu istirahat singkat untuk pemulihan, sebelum kembali menjalani sesi latihan yang mencakup taktik dan penguatan budaya tim.
Jelang menghadapi Bulgaria, John Herdman menilai lawannya ini memiliki karakter yang berbeda dibandingkan Saint Kitts & Nevis.
Menurutnya, Bulgaria yang sebelumnya mengalahkan Kepulauan Solomon 10-2 itu tampil lebih kuat secara fisik, terorganisasi, dan memiliki transisi permainan yang cepat.
"Bulgaria lebih besar, lebih kuat, dan lebih terorganisasi, kami harus memulai pertandingan dengan lebih baik, jika kami memulai lambat, kami bisa dihukum," ucapnya.
Baca juga: Pendekatan Baru John Herdman di Timnas Indonesia, Skema Permainan hingga Peran Individu di Lapangan
John Herdman menyoroti pentingnya bermain di 10 hingga 15 menit awal pertandingan.
Ia menilai Bulgaria memiliki kemampuan untuk mengunci permainan jika berhasil unggul lebih dulu.
Pelatih berusia 50 tahun tersebut meminta para pemain tampil disiplin dan profesional, mengingat waktu persiapan yang sangat terbatas.
“Kalau kami memulai lambat seperti kemarin, kami bisa dihukum, tim seperti Bulgaria tahu cara mengunci pertandingan, jadi 10-15 menit awal sangat penting," ujar John Herdman.
Baca juga: Melenggang ke Final FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Menang Telak 4-0 atas Saint Kitts and Nevis
Permainan Bulgaria juga sangat cepat di lini sayap.
Kelebihan dari tim asal Eropa tersebut pun sudah ia antisipasi dalam latihan.
"Pemain sayap mereka sangat berbahaya, mereka sering membentuk kombinasi segitiga di sisi lapangan, jika mereka menemukan ritme, itu bisa sangat menyulitkan kami," katanya.
"Kami harus menghentikan pola permainan mereka di sisi lapangan," lanjut John Herdman.
Pahami Kondisi Skuad Garuda
Di sisi lain, eks pelatih Timnas Kanada tersebut meminta suporter Garuda untuk tak memberikan ekspektasi berlebih saat menghadapi Bulgaria.
Apalagi, Bulgaria kini berada di peringkat ke-87 FIFA, sementara Indonesia berada di peringkat ke-121.
Tak hanya itu, kondisi para pemain Timnas Indonesia juga tak begitu optimal lantaran hanya memiliki dua hari masa pemulihan, dengan kondisi pemain yang beragam, termasuk faktor kelelahan dan jet lag.
"Suporter harus memahami, kami hanya punya waktu pemulihan dua hari, pemain datang dengan kondisi berbeda, ada yang jet lag, dan kami hanya latihan dua kali bersama," ucap John Herdman.
"Ini langkah kecil, tapi penting untuk bisa disiplin melawan tim seperti Bulgaria, kami harus mencari cara untuk menang,” ucapnya.
Pertandingan Timnas Indonesia vs Bulgaria pada laga final FIFA Series 2026 akan bergulir di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (29/3/2026).