TRIBUNTRENDS.COM - Cuaca ekstrem yang melanda kawasan pantai di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, berujung tragedi pada Sabtu (28/3/2026) sore.
Sebanyak 10 wisatawan dilaporkan menjadi korban sambaran petir di dua lokasi berbeda, yakni Pantai Bambang dan Pantai Watu Pecak.
Dari jumlah tersebut, satu orang meninggal dunia di tempat, sementara sembilan lainnya mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis.
Peristiwa ini terjadi saat hujan lebat disertai petir mengguyur kawasan pantai sejak sore hari.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Alvin, warga Kecamatan Candipuro, Lumajang.
Salah satu korban selamat, Sutikno, menceritakan detik-detik kejadian nahas tersebut.
Awalnya, ia bersama tujuh rekannya tengah menikmati suasana pantai. Namun, ketika hujan deras dan petir mulai muncul, mereka memutuskan untuk berteduh di sebuah tenda milik warga.
Tanpa diduga, tenda tersebut justru menjadi titik sambaran petir.
Akibat kejadian itu, Alvin meninggal dunia di lokasi, sementara tujuh orang lainnya mengalami luka bakar dengan tingkat keparahan berbeda.
Di lokasi lain, yakni Pantai Watu Pecak, dua orang juga menjadi korban sambaran petir.
Peristiwa tersebut terjadi saat korban berada di belakang warung tempat mereka berjualan. Tiba-tiba, petir menyambar dan membuat salah satu korban tergeletak.
Seluruh korban dari kedua lokasi langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Pihak berwenang mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem, terutama di kawasan terbuka seperti pantai.
Saat hujan disertai petir, wisatawan disarankan segera mencari perlindungan di bangunan permanen yang aman, bukan di tenda atau area terbuka.
Selain itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika juga telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang di sejumlah wilayah Jawa Timur.
Kondisi ini dipicu oleh perubahan musim dan ketidakstabilan atmosfer yang meningkatkan potensi cuaca ekstrem.
Masyarakat diimbau untuk selalu memantau informasi cuaca terbaru dan tidak mengabaikan tanda-tanda alam demi keselamatan bersama.
Tribun Jatim | Ignatia | TribunTrends.com | Afif Muhammad