MEDAN, TRIBUN - PSMS Medan U-19 mulai memfinalisasi komposisi pemain sekaligus mematangkan persiapan jelang tampil pada ajang Elite Pro Academy (EPA) Championship U-19 2026 yang akan berlangsung pada 1 April hingga 16 Mei 2026 mendatang.
Tim berjuluk Ayam Kinantan Muda tersebut kini tengah berpacu dengan waktu setelah kembali berkumpul usai libur Hari Raya Idul fitri 1447 Hijriah. Dengan sisa waktu yang terbilang singkat, seluruh elemen tim langsung tancap gas menjalani program latihan intensif.
Di bawah arahan pelatih kepala Kas Hartadi, skuad PSMS Medan U-19 saat ini menjalani pemusatan latihan di Lapangan Harin, Pondok Cabe, Tangerang. Program latihan difokuskan untuk mengembalikan kondisi fisik pemain sekaligus membangun kekompakan tim. Seluruh pemain hasil seleksi yang dilakukan sebelumnya di Medan dan Jakarta kini telah bergabung.
Komposisi tim diisi oleh 24 pemain, dengan rincian 18 pemain hasil seleksi di Jakarta dan enam pemain dari Medan. Kehadiran para pemain dari dua wilayah ini diharapkan mampu menciptakan kombinasi kekuatan yang solid di dalam tim. Selain itu, PSMS Medan U-19 juga akan mendapat tambahan tenaga dari pemain muda potensial, Aditya Ramadhan.
Penjaga gawang yang sebelumnya sempat masuk dalam skuad utama PSMS Medan tersebut dijadwalkan segera bergabung dalam waktu dekat untuk memperkuat lini pertahanan tim.
Aditya direncanakan merapat pada 28 atau 29 Maret 2026. Saat ini, ia masih menjalani program latihan bersama tim senior sebelum nantinya turun membantu tim U-19 di ajang EPA. Kehadirannya diyakini akan menambah kedalaman skuad, khususnya di sektor penjaga gawang.
Pelatih PSMS Medan U-19, Kas Hartadi mengatakan, dengan waktu persiapan yang hanya sekitar satu pekan, tim pelatih dituntut untuk bekerja ekstra dalam memaksimalkan potensi yang ada. Latihan lebih difokuskan pada peningkatan kebugaran dasar, endurance, serta pemahaman taktik permainan agar para pemain siap menghadapi ketatnya persaingan. Meski dihadapkan dengan keterbatasan waktu, optimisme tetap menyelimuti skuad muda PSMS Medan.
“Para pemain diharapkan mampu menunjukkan perkembangan signifikan dalam waktu singkat dan tampil kompetitif saat kompetisi resmi dimulai,” katanya.
“Dengan persiapan yang terus dimaksimalkan, Ayam Kinantan Muda menargetkan mampu bersaing dan memberikan performa terbaik sepanjang turnamen,” lanjutnya.
Baca juga: AFF Dijadwalkan akan Tinjau Kesiapan Sumut Jadi Tuan Rumah ASEAN U-19 Championship 2026
Keterbatasan Waktu
KAS Hartadi mengakui bahwa timnya menghadapi keterbatasan waktu dalam persiapan. Ia menyebut, waktu yang tersedia hanya sekitar satu pekan, sehingga fokus latihan lebih diarahkan pada peningkatan kebugaran dasar, endurance, serta pematangan taktik permainan.
"Persiapan kita memang sangat singkat, hanya sekitar satu minggu. Jadi untuk pembentukan fisik secara maksimal tentu belum bisa. Kita lebih mengandalkan endurance dan latihan dengan bola, sambil menyesuaikan kondisi fisik pemain," ujar Kas Hartadi kepada Tribun Medan, Minggu (29/3).
Meski demikian, Kas Hartadi melihat potensi besar dari para pemain muda yang dimilikinya. Ia menilai baik pemain dari Medan maupun Jakarta memiliki kualitas dan talenta yang cukup baik di kelompok usia mereka. "Anak-anak yang datang dari Medan maupun Jakarta cukup bagus. Mereka punya talenta dan mampu mengikuti program latihan, termasuk dari sisi taktikal," katanya.
Pada edisi tahun ini, kompetisi EPA U-19 diikuti oleh 20 tim akademi dari klub peserta Championship. Berdasarkan hasil undian yang dilakukan Deputi Direktur I.League, Takeyuki Oya, PSMS Medan U-19 tergabung di Grup C bersama tim-tim tangguh. Ayam Kinantan Muda akan bersaing dengan Persekat Tegal U-19, PSIS Semarang U-19, Kendal Tornado FC U-19, serta Persipura Jayapura U-19 dalam perebutan tiket ke fase berikutnya.
Seluruh pertandingan rencananya akan dipusatkan di Garudayaksa Football Academy sebagai venue utama. Kick-off dijadwalkan berlangsung pada 1 April 2026, sementara partai grand final akan digelar pada 16 Mei 2026.
Dengan waktu yang mepet, ia menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik serta meningkatkan fokus selama sesi latihan. Ia juga mengingatkan para pemain untuk menunjukkan semangat tinggi di setiap kesempatan latihan. "Saya selalu tekankan ke pemain, setiap latihan harus punya semangat yang luar biasa. Karena waktu kita sangat terbatas, jadi kondisi harus benar-benar dijaga," tegasnya. (cr17/Tribun-Medan.com)