AFF Dijadwalkan akan Tinjau Kesiapan Sumut Jadi Tuan Rumah ASEAN U-19 Championship 2026
Truly Okto Hasudungan Purba March 30, 2026 02:53 AM

MEDAN, TRIBUN - Federasi Sepak Bola ASEAN atau ASEAN Football Federation (AFF) dijadwalkan akan melakukan peninjauan langsung ke Sumatera Utara guna memastikan kesiapan daerah ini sebagai tuan rumah ajang ASEAN U-19 Championship 2026.

Kunjungan tersebut direncanakan berlangsung pada 5 hingga 6 April 2026. Tim dari AFF akan melakukan inspeksi secara menyeluruh terhadap berbagai aspek, mulai dari stadion pertandingan, lapangan latihan, hingga fasilitas pendukung lainnya. Proses peninjauan ini dilakukan secara tertutup sebagai bagian dari standar evaluasi sebelum penetapan akhir kesiapan tuan rumah.

Sebagaimana diketahui, Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) telah resmi menunjuk Sumatera Utara sebagai tuan rumah turnamen kelompok umur paling bergengsi di kawasan Asia Tenggara tersebut. ASEAN U-19 Championship 2026 dijadwalkan berlangsung pada 1 hingga 14 Juni 2026 dan akan diikuti oleh 11 negara anggota AFF.

Penunjukan Sumatera Utara ini menjadi bagian dari langkah strategis PSSI dalam mendorong pemerataan pembangunan sepak bola nasional. Selama ini, penyelenggaraan event internasional kerap terpusat di Pulau Jawa. Kini, daerah lain dengan potensi besar seperti Sumatera Utara mulai diberi kepercayaan untuk menjadi tuan rumah ajang internasional.

Exco PSSI Sumut, Arya Sinulingga, menyebutkan bahwa kedatangan tim AFF bertujuan untuk melihat secara langsung kesiapan infrastruktur dan fasilitas yang telah dipersiapkan. “Nanti sekitar tanggal 5 dan 6 April pihak AFF akan datang ke Sumatera Utara untuk melakukan pengecekan secara menyeluruh. Mereka ingin memastikan kesiapan kita, mulai dari stadion hingga seluruh fasilitas pendukung,” ujar Arya.

Ia juga berharap ajang ini tidak hanya sukses secara penyelenggaraan, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap sektor ekonomi daerah. Menurutnya, kedatangan tim dan suporter dari negara-negara ASEAN seperti Singapura, Malaysia, dan Thailand berpotensi meningkatkan perputaran ekonomi di Sumatera Utara, khususnya Kota Medan.

“Kita harapkan suporter dari negara-negara tetangga bisa datang dan meramaikan pertandingan. Karena event ini berlangsung selama dua minggu, tentu akan memberikan dampak ekonomi yang cukup signifikan,” tambahnya.

Baca juga: Jeka Saragih Gelar Jawara Fighting Championship

Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen penuh dalam mendukung penyelenggaraan turnamen ini, terutama dalam hal penyediaan infrastruktur dan fasilitas.

“Kami menyiapkan tempat dan seluruh fasilitas yang dibutuhkan oleh PSSI sebagai penyelenggara. Untuk stadion, kami mengajukan tiga opsi yang memenuhi standar internasional,” ujar Bobby.

Adapun tiga stadion yang masuk dalam daftar kandidat venue pertandingan adalah Stadion Utama Sumatera Utara, Stadion Teladan, dan Stadion Mini Disporasu. Dari ketiga opsi tersebut, minimal dua stadion akan dipilih sesuai standar yang ditetapkan AFF.

Selain stadion utama, sejumlah lapangan juga telah disiapkan sebagai lokasi latihan, di antaranya Stadion Mini Disporasu, Stadion Madya Sumatera Utara 1 dan 2, Lapangan PPLP Sumatera Utara, serta Lapangan Cadika. (cr29/Tribun-Medan.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.