Amerika Serikat vs Portugal: Tanpa Ronaldo, Selecao das Quinas Hanya Remahan
Dwi Setiawan March 30, 2026 01:24 PM

TRIBUNNEWS.COM – Timnas Portugal akan menghadapi Amerika Serikat dalam laga persahabatan FIFA Matchday edisi Maret 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Mercedes-Benz Stadium, Rabu (1/4/2026) pukul 06.00 WIB.

Portugal datang ke pertandingan ini dengan catatan yang kurang meyakinkan setelah hanya bermain imbang tanpa gol melawan Meksiko pada 29 Maret. 

Hasil tersebut dinilai mengecewakan, mengingat Selecao das Quinas merupakan tim lima besar dunia, sementara Meksiko berada di luar 10 besar ranking FIFA.

Minimnya ketajaman Portugal dalam laga tersebut memunculkan sorotan tajam, terutama karena absennya Cristiano Ronaldo yang masih menjadi andalan di lini depan.

LINE-UP PORTUGAL - Skuad Portugal saat lawan Meksiko di FIFA Matchday pada Minggu (29/3/2026) dini hari WIB. (Instagram Timnas Portugal)

Kritik Tajam dari Mourinho dan Figo

Pelatih Benfica, Jose Mourinho, secara tegas menilai Portugal kehilangan identitas permainan saat tidak diperkuat Ronaldo.

“Singkirkan Cristiano Ronaldo, dan Portugal akan terlihat seperti tim biasa saja. Tidak ada ancaman, tidak ada rasa takut,” ujar Mourinho, dikutip dari World Soccer Talk.

"Nah, hari ini dia tidak bermain, dan Anda melihat hasilnya. Tidak ada ancaman, tidak ada rasa takut, hanya tim yang ditekan oleh Meksiko. Ketika Ronaldo berada di lapangan, lawan berpikir dua kali. Tanpa dia, mereka tidak berpikir sama sekali," tambahnya.

Pendapat serupa juga disampaikan legenda Portugal, Luis Figo, yang menyoroti besarnya pengaruh Ronaldo terhadap perkembangan sepak bola negaranya.

“Setelah Ronaldo pensiun, Portugal bisa kembali ke level tahun 1990-an,” kata Figo dikutip dari X @UTDAlex8.

Baca juga: Efek Domino Cristiano Ronaldo Absen: Harga Tiket Meksiko vs Portugal Anjlok

Cristiano Ronaldo sendiri tidak masuk dalam skuad Portugal pada FIFA Matchday kali ini karena mengalami cedera hamstring.

Meski begitu, kondisi pemain berusia 41 tahun tersebut dilaporkan terus membaik dan sudah kembali menjalani latihan ringan, sebagaimana terlihat dari unggahan di media sosial pribadinya.

Ia diperkirakan akan kembali merumput setelah jeda internasional dan berpotensi memperkuat Portugal di ajang Piala Dunia 2026 pada Juni mendatang.

Portugal Diuji Tanpa Ronaldo

Terlepas dari usianya yang tak lagi muda, Ronaldo masih menunjukkan peran vital di dalam tim.

Pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa, ia bahkan mampu mencetak lima gol dari lima pertandingan, sekaligus membantu Portugal lolos dengan mulus ke putaran final.

Laga kontra Amerika Serikat pun menjadi ujian penting bagi Portugal untuk membuktikan bahwa mereka tidak sepenuhnya bergantung pada Ronaldo.

Secara kualitas, Portugal tetap lebih diunggulkan. Mereka bisa memanfaatkan kondisi Amerika Serikat yang baru saja menelan kekalahan telak 2-5 dari Belgia.

Kekalahan tersebut menjadi bahan evaluasi serius bagi tim asuhan Mauricio Pochettino yang kini tengah berupaya bangkit.

“Kami tahu kami harus bekerja keras. Ini akan menjadi pelajaran berharga tentang realitas yang kami hadapi,” ujar Pochettino, dikutip dari Tribalfootball.

“Ada banyak hal yang perlu kami perbaiki. Portugal akan memberikan tantangan besar—bahkan mungkin lebih besar—dan kami harus meningkatkan performa,” tambahnya.

Jika melihat rekor pertemuan, Portugal memiliki catatan cukup baik atas Amerika Serikat dalam beberapa laga terakhir. Dalam tiga pertemuan terakhir, Portugal belum pernah menelan kekalahan.

Meski demikian, Amerika Serikat tetap berpotensi memberikan perlawanan sengit, terlebih mereka memiliki motivasi untuk bangkit setelah hasil buruk di laga sebelumnya.

Dengan berbagai faktor tersebut, pertandingan diprediksi berlangsung menarik. Portugal diunggulkan dari segi kualitas individu, sementara Amerika Serikat berpeluang menghadirkan kejutan jika mampu tampil lebih disiplin dan efektif.

(Tribunnews.com/Ali)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.