Rumah di Cirebon Nyaris Ludes Terbakar, Berawal ODGJ Bakar Sofa
taryono March 30, 2026 01:37 PM

Tribunlampung.co.id, Jabar  - Seorang yang diduga mengalami gangguan kejiwaan (ODGJ) melakukan aksi pembakaran sofa di dalam rumah.

Akibatnya, api cepat menjalar dan merusak berbagai barang yang ada di dalam rumah tersebut.

Peristiwa ini terjadi di Perumahan Bukit Kejuden Indah, Desa Kejuden, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, pada Sabtu (28/3/2026) sore.

Dari video yang beredar, terlihat kobaran api membesar dari dalam rumah bercat hijau muda, disertai asap hitam pekat yang membumbung tinggi.

Warga berlarian membawa ember, berusaha memadamkan api secara manual sambil berteriak meminta bantuan.

Kepala Bidang Kedaruratan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Cirebon, Eno Sudjana mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 16.02 WIB.

“Pada pukul 16.02 WIB kami menerima laporan kebakaran rumah warga di Perumahan Bukit Kejuden Blok F, RT 003 RW 007, Desa Kejuden, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon,” ujar Eno, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (28/3/2026).

Tak butuh waktu lama, petugas langsung bergerak cepat menuju lokasi.

“Menindaklanjuti laporan tersebut, satu unit armada beserta anggota segera meluncur ke lokasi kejadian. Setibanya di lokasi, anggota langsung menggelar selang dan melakukan upaya pemadaman,” ucapnya.

Petugas tiba sekitar pukul 16.14 WIB dan langsung berjibaku dengan api yang sudah membesar.

Dalam waktu sekitar 30 menit, api akhirnya berhasil dikendalikan.

“Sekitar ±30 menit kemudian api berhasil dipadamkan. Proses pendinginan dilakukan selama kurang lebih ±45 menit, disertai penyisiran menyeluruh untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa,” jelas dia.

Dari hasil penelusuran sementara, kebakaran diduga dipicu aksi sengaja dari salah satu penghuni rumah.

“Berdasarkan keterangan warga sekitar, dugaan sementara penyebab kebakaran karena penghuni rumah yang diduga ODGJ sengaja membakar kursi sofa di ruang tamu, sehingga api dengan cepat menjalar ke barang-barang di sekitarnya,” katanya.

Situasi semakin genting saat api mulai membesar. 

Bukannya memadamkan, pelaku justru melarikan diri.

“Saat api menjalar ke material lainnya, penderita ODGJ tersebut melarikan diri ke pematang sawah di dekat perumahan,” ujarnya.

Kebakaran ini menghanguskan sejumlah barang di dalam rumah, seperti kursi sofa, lemari kecil, televisi, hingga speaker aktif.

Luas area yang terbakar diperkirakan mencapai 27 meter persegi dari total bangunan sekitar 72 meter persegi.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka, kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp50 juta.

Setelah proses pemadaman dan pendinginan selesai hingga pukul 17.29 WIB, petugas memastikan kondisi lokasi sudah aman.

“Setelah dilakukan pengecekan akhir oleh Danru bersama anggota dan dibantu warga, lokasi dinyatakan aman,” ucap Eno.

Peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, termasuk faktor internal rumah tangga yang bisa memicu api secara tiba-tiba.

sumber: tribun cirebon

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.