Jejak Terakhir Abdul Hamid: Masih Bertugas saat Takbiran, Jasad Ditemukan di Freezer Kios di Bekasi
Eri Ariyanto March 30, 2026 04:44 PM

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Suasana setelah lebaran yang seharusnya penuh suka cita berubah menjadi duka mendalam setelah terungkapnya kisah tragis Abdul Hamid.

Pria yang diketahui masih menjalankan tugasnya hingga detik-detik terakhir itu ditemukan tak bernyawa dalam kondisi mengenaskan.

Jasadnya mengejutkan publik setelah ditemukan tersimpan di dalam freezer sebuah kios ayam geprek di kawasan Bekasi.

Penemuan ini sontak mengundang perhatian luas dan memicu berbagai spekulasi di tengah masyarakat.

Jejak aktivitas terakhir Abdul Hamid pun mulai ditelusuri, termasuk momen saat ia masih terlihat bekerja pada malam takbiran.

Rekan kerja dan warga sekitar mengaku tak menyangka kejadian mengerikan ini bisa terjadi begitu dekat dengan keseharian mereka.

Pihak kepolisian kini bergerak cepat mengusut kasus tersebut, termasuk mengungkap motif dan pelaku di balik peristiwa ini.

Sementara itu, keluarga korban masih terpukul dan menanti keadilan atas kematian yang menyisakan banyak tanda tanya ini.

Baca juga: Ancaman di Balik Kue Brownies! Amsal Sitepu Videografer Terdakwa Mark Up Diteror: Jangan Ribut!

Seperti diketahui, pemilik kios ayam geprek menemukan bayat dalam freezer di tokonya, Perumahan Mega Regancy, Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi.

AL pemilik kios ayam geprek menceritakan detik-detik menemukan jasad dalam freezer.

Kejadian bermula ketika dia merasa heran dengan dua pegawainya, S dan A.

AL menghubungi keduanya dari kampung halaman setelah mudik Lebaran 2026.

"Saya punya dua karyawan laki-laki. Mereka mudik juga saat lebaran," katanya.

Selain dua orang tersebut, ada juga Abdul Hamid, penjaga keamanan kios.

"Dia pekerja lepas. Dia sendirian jadinya," katanya.

Ia berencana kembali jualan pada Sabtu (28/3/2026).

PENEMUAN JASAD - Jasad Abdul Hamid ditemukan di freezer kios Bekasi, dua pelaku ditangkap polisi, motif terkuak (Dok./TribunNews)

 

Jumat (27/3/2026) AL menghubungi dua anak buahnya dari kampung halaman.

Niat AL menanyakan persiapan buka toko esok hari.

Namun chat WhatsApp yang dikirim justru mendapat balasan janggal.

"Hampir sampai ke lokasi," katanya.

Setelah itu, kedua karyawan tersebut hilang kabar.

Merasa ada kejanggalan, AL memutuskan untuk pulang ke kios lebih awal.

"Sampai di kios dari kampung Sabtu dini hari. Langsung saya ke kios karena cemas dan khawatir tidak ada jawaban," katanya.

Dan benar saja, kejanggalan pertama yang ditemukan AL adalah rolling door toko terbuka.

"Kebuka dikit gitu. Saya panggil tukang yang pegang kunci untuk buka kios," katanya.

Setelah bisa terbuka, AL mencoba masuk ke dalam.

Dua karyawan yang awalnya mengaku hampir sampai, justru tidak ada.

Padahal keduanya sama-sama tinggal di kios tersebut.

Selain itu AL juga tidak melihat dua unit motor operasional.

Berniat untuk menyiapkan jualan, AL lalu mengecek tempat penyimpanan ayam.

Ia mendapat gumpalan selimut di dalam freezer.

"Saya iris buat lihat isinya itu selimut. Isinya kayak kulit manusia. Langsung saya lapor ke polsek," katanya.

Ketika dibuka polisi, AL langsung mengenali jasad dalam freezer di kios ayam geprek miliknya.

"Ternyata benar itu jenazahnya Abdul," katanya.

Menurutnya jenazah dalam freezer diperkirakan sudah empat hari.

"Diperkirakan telah berada dalam freezer selama empat sampai lima hari, dalam kondisi dibungkus selimut dan pakaian," katanya.

Abdul Hamid berusia 39 tahun.

Ia berasal dari Palembang.

Ali warga sekitar mengatakan perihal sosok Abdul Hamid, jenazah dalam freezer di kios ayam geprek.

"Orangnya baik. Sering berbincang dengan warga dan pedagang lain," katanya.

Sedangkan Elin mengaku masih melihat Abdul Hamid pada malam takbiran.

"Terakhir saya lihat malam takbiran. Masih di depan kios," katanya.

Kini polisi sudah menangkap dua pelaki pembunuhan Abdul Hamid yang jasadnya ditemukan dalam freezer di kios ayam geprek.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rahim mengatakan sudah menangkap dua pelaku.

"Dua orang pelakunya, sudah kami tangkap," katanya.

Pelaku adalah DS alias A dan S.

Abdul Rahim menerangkan bahwa kondisi jasad korban begitu mengenaskan.

"Kondisi tanpa tangan dan kaki," katanya.

Kini polisi masih melakukan pengembangan demi mengungkap kasus mayat dalam freezer di kios ayam geprek.

"Sedang dilakukan pengembangan," katanya.

(TribunNewsmaker.com/TribunnewsBogor.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.