Hendak Cuci Mobil, Seorang Petani di Bener Meriah Ditemukan Tak Bernyawa di Pinggir Sungai Wonosobo
Mawaddatul Husna March 30, 2026 04:54 PM

Laporan Wartawan Tribun Gayo Bustami | Bener Meriah

TribunGayo.com, REDELONG - Warga Kampung Wonosobo, Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah mendadak geger pada Senin (30/3/2026) siang. 

Dimana seorang pria lanjut usia ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di tepian sungai bawah jembatan desa setempat sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Korban diketahui bernama Johan (60), seorang petani asal Kampung Blang Kucak, Kecamatan Wih Pesam, Bener Meriah.

Informasi yang dihimpun TribunGayo.com jika kejadian bermula sekitar pukul 11.00 WIB.

Saat itu, seorang anggota TNI AD dari satuan Zipur 16 yang tengah bertugas di sekitar lokasi melihat tubuh seorang pria tergeletak tak berdaya dalam posisi terlentang di pinggir sungai.

​Melihat kondisi darurat tersebut, saksi langsung menghubungi Babinsa setempat, Serka Erwandi, serta pihak Puskesmas Pante Raya untuk meminta bantuan medis darurat.

"Jadi keterangan saksi di lokasi, almarhum awalnya berniat mencuci mobil di aliran sungai Desa Wonosobo jalur Pacuan Kuda.

Namun tiba-tiba ditemukan sudah tidak sadarkan diri," ujar Babinsa Serka Erwandi dalam laporan diterima TribunGayo.com.

Korban Dievakuasi ke Puskesmas

Sementara hanya dalam hitungan menit, ambulans tiba di lokasi.

Lalu tim medis segera mengevakuasi korban ke Puskesmas Pante Raya untuk mendapatkan pertolongan pertama.

Namun takdir berkata lain. Setelah melalui pemeriksaan intensif, dokter menyatakan bahwa korban telah meninggal dunia.

​"Setelah pemeriksaan medis dan keterangan di lapangan, diduga kuat korban mengalami serangan jantung mendadak saat hendak mencuci mobilnya di sungai," ungkapnya.

Keterangan tersebut juga dibenarkan oleh pihak keluarga korban yang tiba di Puskesmas sekitar pukul 11.15 WIB dan mengonfirmasi bahwa almarhum memang memiliki riwayat penyakit jantung. 

"Jadi karena kejadian ini murni merupakan musibah medis, keluarga menyatakan telah ikhlas dan memilih untuk tidak melakukan otopsi," pungkasnya. (*)

Baca juga: Diduga Korsleting Listrik, Kebakaran di Bener Meriah Hanguskan Rumah dan Rugikan Korban Rp 100 Juta

Baca juga: Cuaca Bener Meriah Senin 30 Maret 2026: Seluruh Wilayah Diprediksi Hujan Ringan

Baca juga: Sudah 4 Bulan Pascabencana, Jalan Lintas Aceh Utara - Bener Meriah Masih Ditutupi Longsor

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.