Empat Bulan Pascabencana, Proses Belajar di SDN 10 Linge Terhenti Akibat Tenda Darurat Ambruk
Mawaddatul Husna March 30, 2026 04:54 PM

Laporan Wartawan Tribun Gayo Romadani | Aceh Tengah

TribunGayo.com, TAKENGON - Empat bulan pascabencana, kondisi SD Negeri 10 Linge di Kampung Reje Payung Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, masih memprihatinkan. 

Hingga kini, Senin (30/3/2026) bangunan sekolah belum juga diperbaiki dengan ruang kelas yang masih tertimbun lumpur serta bongkahan kayu yang berserakan di sekitar area sekolah.

Tampak berdiri tenda darurat milik BNPB serta tenda berwarna putih berlogo Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). 

Namun, meski waktu telah menunjukkan pukul 08.30 WIB, tidak terlihat adanya aktivitas belajar mengajar di lingkungan sekolah tersebut.

Kondisi ini diduga akibat tenda darurat utama yang sebelumnya digunakan untuk kegiatan belajar mengajar telah ambruk dan tidak layak digunakan untuk keselamatan siswa.

Proses Belajar Mengajar Dihentikan Sementara

Kepala Sekolah, Nurdinsyah, menjelaskan bahwa untuk sementara waktu proses belajar mengajar di Reje Payung dan Dusun Uken Bayur dihentikan. 

Hal ini disebabkan tenda darurat 01 di Reje Payung ambruk dan dinilai membahayakan keselamatan siswa.

“Namun, proses belajar mengajar tetap kami lakukan di tenda 02 yang berada di Dusun Jamat,” ujarnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat setempat, Sertalia, menyayangkan kondisi yang tak kunjung membaik. 

Ia menilai pemerintah terkesan abai terhadap hak pendidikan anak-anak di wilayah tersebut.

“Katanya pemerintah hadir, tapi mana? Bupati sudah berkali-kali datang ke sini, mungkin sudah puluhan kali, tapi kenapa kondisinya masih seperti ini,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa persoalan ini tidak hanya terjadi di tingkat sekolah dasar.

Menurutnya, sekolah tingkat SMP dan SMA di wilayah tersebut juga mengalami kondisi serupa, dengan bangunan yang belum dibenahi dan sisa material banjir seperti kayu serta lumpur yang masih memenuhi ruang kelas.

Selain itu, akses menuju Desa Reje Payung juga menjadi perhatian.

Jembatan darurat yang digunakan saat ini dinilai berbahaya untuk dilintasi, khususnya bagi para siswa yang hendak berangkat ke sekolah. (*)

Baca juga: Harga Emas di Aceh Tengah Hari Ini 30 Maret 2026 Makin Melemah, Daya Beli Meningkat

Baca juga: Cuaca Aceh Tengah Tak Menentu, BMKG Prediksi Hujan Ringan hingga Sedang Sore Ini

Baca juga: Harga Kopi Gayo di Aceh Tengah Hari Ini 29 Maret 2026 Terpantau Naik

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.