Pasang Badan Buat Ramadhan Sananta yang Diserang Warganet, John Herdman: Itu Tidak Pantas!
Hasiolan Eko P Gultom March 30, 2026 05:30 PM

Pasang Badan Buat Ramadhan Sananta yang Diserang Warganet, John Herdman: Itu Tidak Pantas!

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penampilan striker Timnas Indonesia, Ramadhan Sananta, saat menghadapi Saint Kitts & Nevis dalam laga FIFA Series 2026 menuai sorotan.

Meski mendapatkan sejumlah peluang, penyerang berusia 23 tahun itu belum mampu mencatatkan namanya di papan skor.

Situasi tersebut memicu reaksi dari warganet di media sosial.

Baca juga: Mauro Zijlstra Malu-malu Disapa Fans Timnas Indonesia, Sananta Bikin Eliano dan Jay Idzes Tertawa

Sananta menjadi sasaran kritik tajam akibat dianggap kurang maksimal dalam memanfaatkan peluang yang didapat.

Menanggapi hal itu, pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, angkat bicara.

Ia mengaku kecewa dengan serangan yang ditujukan kepada pemain DPMM FC tersebut.

Sebaliknya, John Herdman justru memberikan pembelaan sekaligus pujian terhadap kontribusi Sananta di lapangan, meski tidak mencetak gol.

“Kami membutuhkan sosok seperti Ramadhan Sananta. Saya sangat kecewa dengan kritik yang diterima pemain muda itu. Dia adalah pemain yang selalu memberikan segalanya untuk Indonesia di lapangan. Darahnya merah, dan dia mencintai negaranya,” ujar John Herdman usai memimpin latihan di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Minggu (29/3/2026).

Pelatih asal Inggris itu menilai kritik yang berlebihan di media sosial tidak pantas dan meminta publik untuk lebih menghargai kerja keras para pemain.

“Beberapa serangan di media sosial menurut saya tidak pantas. Kita harus menegakkan standar yang lebih tinggi. Pemuda itu memimpin lini depan, dia mengendalikan garis tekanan pertama kami,” tegasnya.

Bahkan John Herdman turut membandingkan peran Sananta dengan striker veteran Prancis, Olivier Giroud, yang dikenal bukan hanya dari jumlah gol, tetapi juga kontribusinya dalam permainan tim.

“Jika melihat Olivier Giroud, dia tidak mencetak gol di Piala Dunia, tetapi tidak ada yang mengkritik penampilannya karena kontribusinya untuk tim. Dia bekerja keras demi tim,” terang John Herdman.

Lebih lanjut, pelatih berusia 50 tahun itu mengatakan pergerakan Sananta memiliki peran penting dalam membuka ruang bagi pemain lain seperti Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen, hingga Beckham Putra.

“Sananta adalah tipe pemain seperti itu. Dia pemain yang mengutamakan tim. Pergerakannya memungkinkan pemain lain mendapatkan ruang,” katanya.

Untuk itu, John Herdman mengajak para suporter untuk tetap memberikan dukungan kepada Sananta dan seluruh pemain Timnas Indonesia.

“Saya ingin para suporter tetap tenang dan menghargai kerja keras yang dilakukan Sananta untuk negaranya. Dia sangat bangga menjadi orang Indonesia. Kita harus menjadi lebih baik sebagai sebuah bangsa,” harapnya

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.