Pemkab Dapat Ribuan Usulan di Musrenbang RKPD 2027 Bondowoso 
Haorrahman March 30, 2026 06:38 PM

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Bondowoso - Pemkab Bondowoso menerima ribuan usulan dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027.

Musrenbang tingkat kabupaten tersebut digelar di Pendopo Ki Ronggo, Senin (30/3/2026), setelah sebelumnya rangkaian musyawarah dilaksanakan mulai dari tingkat desa hingga kecamatan.

Data dari Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah Bondowoso (Bapperida) mencatat sebanyak 689 usulan berasal dari Musrenbang kecamatan.

Dari jumlah tersebut, 249 usulan telah disepakati untuk dibahas lebih lanjut dalam tahap perencanaan pembangunan daerah.

Baca juga: Warga Bondowoso Tewas Tersambar Petir Saat Santai di Dalam Rumah

Selain itu, terdapat 979 usulan pokok-pokok pikiran (pokpir) dari anggota DPRD Kabupaten Bondowoso yang telah diinput melalui sistem SIPD-RI.

Kepala Bapperida Bondowoso, Anisatul Hamidah, mengatakan usulan yang masuk mencakup berbagai sektor pembangunan.

Mulai dari pembangunan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, penguatan usaha mikro kecil menengah (UMKM), hingga peningkatan pelayanan kesehatan.

Namun, ia mengakui usulan paling dominan berkaitan dengan pembangunan infrastruktur.

Baca juga: Foto Pimpinan Daerah Bondowoso Ramai Dipakai untuk Penipuan via WA, Diskominfo Minta Warga Waspada 

"Semuanya nanti akan kita rangkum. Besok ada pleno kedua untuk menyisir seluruh usulan agar selaras dengan program prioritas daerah," ujarnya.

Ia menambahkan, usulan infrastruktur yang paling banyak disampaikan antara lain perbaikan jalan serta pembangunan sarana dan prasarana di sektor pertanian dan pendidikan.

Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, mengatakan seluruh usulan yang masuk akan disesuaikan dengan prioritas pembangunan serta kemampuan anggaran daerah.

Selain itu, pemerintah daerah juga akan menyesuaikan program pembangunan dengan arah kebijakan dari pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat.

"Dari usulan tersebut akan disesuaikan dengan visi, misi, dan prioritas yang ada," kata Hamid.

Baca juga: Berkat MBG, Ribuan Telur Bebek dari Peternak Asal Desa Pengarang Bondowoso Terserap

Ia menilai Musrenbang bukan hanya forum untuk menampung aspirasi masyarakat, tetapi juga menjadi ruang sinkronisasi kebijakan pembangunan.

Melalui proses tersebut, pemerintah daerah berharap pembangunan di Bondowoso dapat berjalan secara partisipatif dengan melibatkan masyarakat secara aktif.

"Kita harus punya satu cara pandang yang sama dalam melihat arah dan pelaksanaan pembangunan di Bondowoso," tambahnya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.