Harga BBM Nonsubsidi Diprediksi Naik 10 Persen Mulai 1 April 2026
Mawaddatul Husna March 30, 2026 06:53 PM

TRIBUNGAYO.COM - Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi di Indonesia diprediksi mengalami kenaikan sebesar 10 persen mulai 1 April 2026.

Kenaikan harga ini mengikuti perkembangan pasar minyak dunia karena adanya gelojak di Timur Tengah.

Ekonom Universitas Airlangga (Unair), Wisnu Wibowo mengatakan kenaikan harga BBM nonsubsidi dinilai sebagai konsekuensi logis karena skema penetapannya mengikuti harga pasar internasional.

Wisnu juga meyakini kenaikan harga BBM nonsubdisi tak lebih dari 10 persen. 

"Kenaikan BBM nonsubsidi saya prediksi masih di bawah 10 persen, sekitar 5 sampai 10 persen," jelasnya.

Sementara itu, saat ini harga BBM nonsubsidi di Indonesia masih mengacu pada ketentuan Pertamina Patra Niaga per 1 Maret 2026.

Pertamax Rp 12.300 per liter, Pertamax Green (RON 95) Rp 12.900, serta Pertamax Turbo dari Rp 13.100 per liter.

Untuk jenis solar non-subsidi, harga Dexlite naik Rp 14.200 per liter dan Pertamina Dex Rp 14.500 per liter.

Untuk BBM subsidi Pertalite Rp 10.000 per liter dan solar Rp 6.800 per liter.

Berikut harga BBM di Indonesia Maret 2026 termasuk dari Shell, BP, dan Vivo.

BBM Shell

Harga BBM Shell Super (RON 92): Rp 12.390 per liter

Harga BBM V-Power Diesel (CN 51): Rp 14.620 per liter

BBM BP

Harga BBM BP Ultimate (RON 95): Rp 12.930 per liter

Harga BBM BP 92 (RON 92): Rp 12.390 per liter

Harga BBM BP Ultimate Diesel (CN 51): Rp 14.620 per liter

BBM Vivo

Harga BBM Revvo 92 (RON 92): Rp 12.390 per liter

Harga BBM Revvo 95 (RON 95): Rp 12.930 per liter

Harga BBM Diesel Primus (CN 51): Rp 14.610 per liter

Perlu dicatat, harga dapat berubah sewaktu-waktu karena terpengaruh dinamisnya pasar minyak dunia. (*)

Baca juga: Daftar Harga BBM di Seluruh Indonesia Hari Ini Senin 30 Maret 2026

Baca juga: Harga BBM Pertalite dan Biosolar Tak akan Naik hingga Hari Raya Idul Fitri

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.